[47 of 52] Tips Mencari Pesantren..

Jadiii, ceritanya akhir tahun 2015 diakhiri dengan pencarian pesantren untuk anak pertama. Sebenarnya siy sudah mulai jalan-jalan ke pesantren dari tahun 2014 kemarin. Dari yang anaknya sama sekali tidak tertarik, tidak mau di pesantren hingga akhirnya sekarang dia yang memilih mau pesantren yang mana🙂

Dari pencarian pesantren selama satu tahun terakhir ini, akhirnya ada beberapa tips versi saya yang bisa saya bagikan sebagai panduan untuk ortu yang sedang mencari pesantren untuk putra-putrinya.

  1. Lokasi..lokasi..lokasi.. udah seperti jualan properti aja niiy😀 . Tapi memang seriusan siy, tentukan tempat pesantren yang akan dituju. Mau yang dekat atau yang jauh dari rumah. Kriteria jauh juga berbeda untuk masing-masing ortu. Ada yang berpendapat ke arah timur itu terlalu jauh, ada pula yang bilang ke barat itu terlalu jauh., begitu pula untuk utara dan selatan😀 . Intinya siy terjangkaulah untuk segala macam skenario yang mungkin akan terjadi.
  2. Kurikulum. Pengen anak masuk pesantren tuh karena apa siy, atau kalau anak yang ingin masuk pesantren karena apa siy. Ini juga siy yang perlu dibicarakan antara ortu dan anak ketika memutuskan untuk masuk pesantren, jangan sampai hanya karena obsesi dari salah satu pihak saja, namun keputusan masuk pesantren diambil adalah karena keputusan dan kesepakatan bersama antara ortu juga anak.
  3. Fasilitas. Tiap ortu maupun anak tentunya punya standar tersendiri tentang fasilitas yang disediakan oleh pihak pesantren. Apapun itu ketika kita sendiri sudah merasa tidak nyaman, maka jangan berusaha untuk menyamankan anak. Lain hal jika kita sendiri sudah merasa nyaman namun anak belum merasakan hal tsb, maka kita dapat mengajukan berbagai macam negoisasi dengan anak, bagaimanapun juga anak yang akan menjalani kehidupan di pesantren ini, hingga sudah selayaknya sebagai ortu, kita dapat mendengarkan apa yang dia rasakan.
  4. Warga pesantren. Maksudnya adalah orang-orang yang ada di pesantren tersebut, seperti para santri nya, tenaga pengajar nya, pembimbing nya, dll .
  5. Biaya. Setelah semua faktor diatas terpenuhi maka yang paling penting adalah menyesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada.

Kalau pengalaman saya kemarin, ketika mencari pesantren untuk anak pertama adalah lokasi yang tidak terlalu jauh dari rumah. Tapi namapun sudah jatuh hati sama pesantren dari anaknya  masih usia 1 tahunan, yaa emang ga kemana siiy, sudah cari kesana-kesini, eh balik lagi deh sama pesantren yang emang sudah kepengenan ortunya, Alhamdulillah anaknya juga suka, yasudah semoga Alloh memudahkan dan melancarkan segala urusan kami. Aamiin.

Demikian sedikit tips versi saya dalam mencari pesantren.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s