[45 of 52] Ditinggal Anak..

imageDulu, suka galau sendiri kalau anak-anak sudah minta atau diminta menginap dirumah pakde-pakde atau bude-bude nya, sampai sekarang siy sebenarnya😀 . Jadi, anak-anak saya ini tipe anak yang ‘hayuuuuk..’an kalau diajak menginap dirumah saudara, yang mana banyak ibu-ibu lain yang curcol anaknya ga bisa ditinggal sama siapa-siapa, ga mau diajak menginap sama saudaranya, kalau sudah begini kadang suka merasa fakta yang ada ini jadi berkah atau musibah yaa😛 .

Namun, disisi lain ada efek samping setelah mereka pulang menginap (ini yang bikin mamak galau nyehehehe) yaitu perbedaan situasi dan kondisi antara rumah kami dan tempat mereka menginap :D somehow there is deramaah rumput tetangga lebih hijau dibanding rumput sendiri😛 nah ini yang jadi PR mamak, yang kadang pengen ambil jalur cepat, ‘sudah, tidak ada yang boleh menginap-menginap lagii’!!😉

Tapi kalau kata guru ngaji saya siy, hal tersebut tidak usah dirisaukan, anak tidak apa-apa ‘dibiarkan’ menginap di rumah saudaranya, bahwa perbedaan itu memang ada, dan biarkan anak belajar, pada saatnya mereka juga akan mengerti. Daan memang siiy, seiring tumbuh dan besarnya mereka, makin deramaless, mamaknya aja yang masih suka deramah kalau anak pergi-pergi menginap..

Ini ceritanya mamak lagi melow sendiri di rumah. 4 anak lagi pada menginap dirumah pakdenya dalam rangka liburan sekolah. Tahu siiy, soon as possible juga akan ngalamin yang namanya ditinggal anak dalam arti sebenarnya. Yang mana mereka akan tumbuh dan berkembang, berjibaku dengan segala ingin dan aktifitasnya. Bukan hanya sekedar sehari-dua hari seperti sekarang ini, tapi lebih dari itu😥

Mungkin rasa ini yang para ibu rasakan ketika anak-anaknya mulai sibuk dengan dunianya sendiri. Teringat Mama, yang selalu menelpon saya setiaaaap hari, iyaa setiap hari untuk sekedar menanyakan saya sedang apa, cucu-cucunya sedang apa, meski kadang beberapa telepon darinya di hari itu tidak sempat terangkat oleh saya karena kerempongan saya, dan dengan aneka alasan tak sempat saya telepon kembali😥 . Bukan hanya Mama, Emak pun melakukan hal yang sama pada suami saya, dengan aneka sms nya mengingatkan berbagai hal untuk suami saya, mungkin terdengar remeh temeh, seperti mengingatkan untuk makan, tapi tentu saja hal itu bukan sekedar remeh temeh untuk seorang ibu😥

Ramainya rumah saat ini mungkin kelak akan dirindukan. Seperti sekarang, saya sedang merindukan teriakan “lapaaaaar” dari 4 bocah itu😛

Jadiii, sudah telepon Ibu(mu) belum hari iniii🙂

2 thoughts on “[45 of 52] Ditinggal Anak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s