[40 of 52] Penunjuk Jalan..

40 of 52

pict.taken from here

“Luruuus , Bi…Luruuus..”

Lalu Pak Suami belok ke kanan *gubrakdeh-soundfamiliar😀

Kalau lagi pada lempeng kejadian ini bisa berakhir dengan tawa-tawa renyah, cuma kalau lagi baper(bawa perasaan), don’t ask 😀 bisa berakhir dengan adu pendapat masing-masing, atau diam-diaman seribu bahasa hingga waktu yang tak ditentukan nyehehehehe.

Itu baru dalam sekedar penunjuk jalan ketika diperjalanan siy, yang akibatnya perjalanan jadi salah arah atau jadi sedikit lebih lama sampai. Tapi yang terpenting adalah kita sama-sama mengetahui jika jalan yang kita ambil salah dan berusaha untuk mencari jalan yang benar untuk sampai ketujuan.

Begitu juga dalam sebuah pernikahan. Jika penunjuk jalan saja kadang suka salah penafsiran, apalagi untuk hal-hal lainnya dunk yaaa😀 . Ibarat sudah salah jalan atau salah tafsir, yaaa ‘berhenti’ sebentar, bicarakan, lalu samakan persepsi atau pandangan, jika memang sudah tidak bisa disamakan paling ga ada kesepakatan-kesepakatan atau batasan-batasan yang dibuat agar perjalanan tetap bisa dilakukan hingga sampai ketujuan. Selama tidak bertentangan dengan perintah Alloh dan RasulNya, Al Qur’an dan hadits, kita dapat melakukan segala kesepakatan maupun batasan yang dibuat.

Just speak up! rasanya itu yang paling penting ketika kita menyadari ada yang salah dalam sebuah penunjuk jalan. Bukan salah dalam arti sebenarnya tapi lebih ke salah persepsi. Maksud istri adalah A namun suami mengartikannya X, begitu ketika suami berpendapat Z lalu istri mengartikan G. Itu ga akan ketemu, jika tidak ada yang memulai untuk speak up , masing-masing bermain dengan logika dan perasaannya sendiri😀.

Cirinya apa siy kalau ternyata kita lagi salah persepsi sama pasangan, just ask your heart kalau hati berasa sakit kenyes kenyes dikit itu tandanya kudu speak up :D bisa aja siy kalau mau melewatkan sesi speak up , tapi perlu banget untuk istighfar banyak-banyak, ini dalam rangka untuk meminta ampun juga perlindungan Alloh dari segala perasaan logika yang dimainkan oleh kita sendiri yang kadang disisipi oleh bisikan-bisikan syaiton. Kalau hati udah ga berasa sakit kenyes kenyes dikit lagi dengan istighfar yasudah masalah selesai, jangan biarkan hal tsb menjadi endapan di hati🙂

Pernikahan bahagia bukan terindikasi dari penunjuk jalan yang selalu benar tanpa ada masalah yang menghampiri, ia juga memang tidak bisa muncul, triiiiing, taraaaaa, begitu saja, pernikahan bahagia terjadi karena adanya perpaduan energi pasangan suami istri yang memiliki mimpi, tujuan yang kuat tentang kebahagiaan dalam pernikahan mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s