[15 of 52] Pendidikan Ibadah untuk Anak Usia 0-6 Tahun

Kadang ki15 of 52ta suka bingung yaaa, kapan memulai pendidikan tentang ibadah untuk anak-anak usia 0-6 tahun. Kapan siiy waktu yang tepat untuk mereka dikenalkan tentang sholat, puasa, dsb. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba, biasanya ibu-ibu yang punya anak batuta (bawah 7 tahun) mulai galau, antara mau ajak anaknya berpuasa atau nanti saja🙂 .

Pembebanan (taklif) hukum ibadah bagi setiap muslim diwajibkan oleh Alloh SWT ketika sudah mencapai usia baligh. Meski demikian Rasululloh SAW mengajarkan proses pembiasaan praktek ibadah sejak usia dini, masa kanak-kanak bukan merupakan suatu masa pembebanan atau pemberian kewajiban, akan tetapi merupakan masa persiapan latihan dan pembiasaan untuk menyambut masa pembebanan.

Berdasarkan hadits Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, yang diriwayatkan dari Shobroh bin Ma’bad Al-Juhani rodhiyallohu ‘anhu, bahwa Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Perintahkanlah anak-anak untuk sholat apabila mereka telah sampai usia tujuh tahun. Dan apabila telah sampai pada umur sepuluh tahun, pukullah dia (jika dia tidak mau mendirikan sholat).” (HR Abu Dawud (2/114) no. 490, At-Tirmidzi no. 405,dan  Al-Hakim(1/258). Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam Shohih Sunan Abi Dawud (1/97) berkata tentang hadits ini : “Hasan Shohih.”)

Dalam riwayat lainnya dari ‘Amru bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya berkata, bahwa Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Suruhlah anak-anak kalian untuk sholat, sedangkan mereka telah berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka bila mereka telah berusia sepuluh tahun (bila mereka belum mau mendirikan sholat), dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR Imam Ahmaddalam Al-Musnad (1/369) no. 6756, Abu Dawud no. 491, Ad-Daruquthni(1/230)  no. 2, Al-Baghowi dalam Syarhus Sunnah (2/401) no. 505. Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam Shohih Sunan Abi Dawud (1/97) berkata tentang hadits ini : “Hasan Shohih”.)

Dalam kedua riwayat hadits diatas disebutkan secara gamblang tentang umur 7 tahun dan 10 tahun, namun tidak dispesifikasikan bagaimana dengan dibawah usia tsb. Untuk memudahkan para ortu dalam pendidikan ibadah ini, anak-anak lebih dulu ditanamkan tentang tauhid.

Anak-anak yang sholih tidak lahir begitu saja, ia perlu suasana, nuansa, dan pembiasaan yang baik sedari kecil di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat. Dr.Said Ramadhan Al-Buthi mengatakan agar aqidah anak tertanam kuat dalam jiwanya, maka ia harus disirami dengan air ibadah dalam berbagai bentuk dan ragamnya, sehingga aqidahnya akan tumbuh dengan kokoh, dan akan tetap tegar dalam menghadapi terpaan badai dan cobaan kehidupan.

Anak-anak yang sudah lebih dulu kenal dengan Alloh dan RasulNya (penanaman tauhid), maka akan lebih mudah untuk menerima segala apa yang telah Alloh perintahkan dan RasulNya lakukan.

Berikut tahapan pendidikan ibadah pada anak usia 0-6 tahun, yang disampaikan oleh ibu Sion Payopo S.Ag :

1. Pengenalan

Pengenalan dilakukan dengan keteladanan. Orang dewasa bagi anak-anak adalah idola dalam kehidupan mereka. Pada usia tsb, anak-anak adalah peniru ulung perilaku semua idolanya, sehingga keteladanan menjadi kunci utama proses pendidikan.

2. Pembiasaaan

Pembiasaan dilakukan secara konsisten, hal ini penting untuk melatih kedisiplinan pada mereka. Perencanaan tentang pembiasaan ini dilakukan secara matang dalam waktu tertentu. Selain itu, pembiasaan merupakan upaya yang praktis dalam proses pendidikan

3. Nasihat

Nasihat diberikan dengan nasihat yang baik dengan tutur kata yang lembut. Al-Qur’an banyak memberikan isyarat tentang ini. Misal, dengan menceritakan nasihat Luqman kepada anak-anaknya. Jika ortu sudah mulai membangun komunikasi dalam bentuk nasihat sedari dini, diharapkan dapat memudahkan ortu memberikan nasihat pada mereka besar nanti, atau ketika diperlukan.

4. Perhatian yang serius

Perhatian ini diberikan dengan memantau perkembangan dan capaian-capaiannya. Seperti guru di sekolah yang membuat laporan akhir semester untuk para ortu, kita sebagai ortu sedapatnya membuat laporan tentang capian-capaian yang sudah dilakukan anak-anak kita. Seperti yang dicontohkan oleh Rasululloh, setiap kali Rasululloh hendak sholat berjamaah, beliau memerintahkan anak-anak di shaf paling belakang.

5. Pujian

Pujian dilakukan dengan tulus, hal ini penting untuk menumbuhkan moyivasi pada anak-anak.

Demikian tahapan pendidikan ibadah untuk anak usia 0-6 tahun, semoga Alloh memudahkan kita dan anak-anak kita dalam menjalankan perintahNya. Aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s