Quantum Tilawah (Metode T.E.S)

Di group whatsapp kemarin ada tulisan “peningkatan s.d 600%” * peningkatan tilawah maksudnyaa* *mata langsung love love deh-mau banget-gimana caranya*😀

Adalah mba Ambang yang menuliskan dan menjelaskan tentang apa dan bagaimana itu Quantum Tilawah.

Awalnya beliau menanyakan, apa sudah ada yang mendengar tentang metode terbaru, Quantum Tilawah (QT), kalau di grup FB ditulisnya Metode T.E.S . Yang mengaplikasikan dan mensosialisasikan adalah Pak Jemmy Gumilar. Memberikan motivasi sekaligus kiat-kiat, melompatkan tilawah harian kita supaya tidak terbatasi hanya 1 juz perhari.

QT adalah metode melompatkan tilawah, berguna untuk para aktifis (maupun pasifis) terutama memperkuat hubungan dengan al Qur’an dan berpengaruh pd semakin kuatnya hubungan dengan Alloh SWT. Menekankan pada evaluasi secara kontinue (kalau ikut pelatihannya) akan di sms tiap 2 jam sekali, dan tiap jam 6 pagi melaporkan halaman terakhir yang dibaca.

Poin berikut adalah: peningkatan s.d 600% (wooowww…..mau bangettttt)

Berawal dari wasiat Rasul dalam hadist HR Muslim: “Aku tinggalkan untuk kalian 2 perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya yaitu Kitabullah dan Sunnah.” Jadi ketika kita tidak berpegangan pada kitab al Qur’an, maka seperti kehilangan arah/tersesat.

Dan yang terutama lagi adalah QS al Furqon :30 (coba disimak dulu) “Ya Tuhanku,sesungguhnya kaumku telah menjadikan al Qur’an ini diabaikan”

Atau perumpamaan seperti rumah yang tidak diisi dengan tilawah Qur’an ibarat rumah kosong (pastinya dilihat dari luar seperti angker dan tidak ada yang mau berkunjung) atau ibarat kuburan

Dan bahwa syaithan-syaithan keluar pada saat kita khatam al Qur’an. Bisa dibayangkan kalau kita mengkhatamkan sebulan sekali, syaithan keluar dari rumah kita sebulan sekali.

Kemudian diperkenalkanlah rumus-rumus sebagai bekal kita interaksi dengan kitab mukjizat nabi muhammad ini:

  1. PD

    Percaya Diri bahwa kita bisa melaksanakan amalan yaumian ini.

    Kisah Hudzaifah sholat berjama’ah bersama Rasul pada suatu malam: Hudzaifah berada di belakang Rasul. Rasul membaca al fathihah, dilanjutkan awal surat al baqarah. Hudzaif berfikir ” oh mungkin, Rasul membaca 100 ayat.” Ternyata Rasul tetap melanjutkan bacaan. “Oh mungkin sampai al Baqaroh selesai”, ternyata Rasul melanjutkan sampai al Imran dan an Nisa kemudian beliau rukuk.

    Namun dalam 1 raka’at itu, ketika bertemu tasbih, beliau bertasbih, ketika bertemu ayat sajdah, beliau bersujud, kemudian rukuk.

    Poinnya: Rasul sangat menikmati dalam membaca al Qur’an…..(Subhannalloh….shalawat utkmu ya Rasul)

    Berapa batasannya tilawah? Kita sudah pernah dengar, Rasul menjawab pada Abdullah bin Amru: “khatamkanlah dalam sebulan!”, kemudian dalam 20 hari, 10 hari, dalam 5 hari dan 3 hari, jadi Rasul menganjurkan untuk minimal khatam dalam 3 hari.

     

  2. AM2

    AM2 artinya Anti Malu dan Menunda. Banyak malu dan menunda merupakan halangan terbesar. Dimanapun bisa membaca al Qur’an. Dalam pelatihan ini, kita diminta untuk tilawah selama 10 menit (coba bisa dipraktekkan, dalam 10 menit bisa berapa halaman yang dibaca). Pada saat antri di bank misalnya, nunngu motor lagi dicuci, nungguin anak di sekolah. Dimana saja dan Kapan saja

     

  3. 10/120

    10 menit per 120 menit(2 jam) adalah waktu yang digunakan untuk kita bisa mendisiplinkan interaksi dengan al Qur’an.

    Jadi siklusnya adalah 6 ke 6, mulai dari jam 6 pagi dan berakhir pada 6 pagi keesokan harinya.

    Dalam sehari dipecah waktu: 06.00 – 08.00, 08.00 – 10.00 begitu seterusnya yaa. Kemudian dalam rentang jam 06.00-08.00 kita bisa tentukan, kapan kita luang untuk bertilawah, begitupun sesi-sesi berikutnya. Dengan adanya waktu istirahat, maka dalam sehari kemungkinan hanya bisa tilawah dalam 10 sesi

Nah dari metode TES ini, sekarang berkembang ke program tahfidz. Jadi Pak Jemmy juga bilang di awal-awal, “kita ga perlu susah-susah lagi mengajak untuk tahsin, tahfidz. Ketika tilawah per harinya banyak, maka sudah menjadi kebutuhan masing-masing individu untuk membaguskan tilawah, semakin sering dibaca akhirnya cepet ingat, sehingga membutuhkan sarana untuk tahfidz”

Naaaah, hyuuuuk di coba sendiri dulu dengan mengikuti rumus yang ada. Atau bisa mengikuti pelatihannya.

Noted : yang mau ikutan atau ngadain pelatihan QT bisa menghubungi 081572104420 (Lia Ruslianti) atau 085846417566 (Jemmi Gumilar)😀

One thought on “Quantum Tilawah (Metode T.E.S)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s