Games : Bikin Candu ?

“masa sik bisa?’ *ketawa miris* tapi itu memang ada, apalagi setelah baca blog Indah , tambah parno nyaaa -_-

Jadi ceritanya setelah curcol di sini , akhirnya kesampaian di sini . Keadaan di rumah jadi ‘berubah’, yaaa namapun ada barang baru😀 . Karena sedang mengalami perubahan dalam asdik anak-anak, jadilah ini menjadi cara belajar yang bisa diterapkan pada mereka. Jadi fasbel itu emang bisa cari cara untuk bikin anak jadi belajar.

Jadilah, terjadi kesepakatan bagaimana cara agar bisa main di gadget baru..

Nadia, boleh main gadget 30 menit di hari sekolah, kalau jam 6 pagi sudah siap semua kecuali sarapan. Boleh main gadget 60 menit di hari libur, kalau setengah 6 sudah bangun dan sholat shubuh.

Hasan, boleh main gadget 30 menit di hari sekolah dan 60 menit di hari libur, kalau tidak menangis di hari sebelumnya

Husain, boleh main gadget 30 menit di hari sekolah dan 60 menit di hari libur, kalau tidur tidak dikelonin ummi dan tidak pegang nen*n

Kesepakatan ini berlaku hingga akhir April..apakah ada yang melanggar? Nurut Looo😀 yah ada, konsekuensi langsung jalan dan mereka pun merengut-rengut. Eh tapi ada abi nya dunk yaaa yang raja suka games juga, dia suka bikin kesepakatan lainnya dengan anak-anak -_-

“yaa udah, pakai jatah mainnya abi aja deh niy, 10 menit, tapi kamu rapihin dulu itu mainan..” atau ” yang bobo siang, nanti abi kasih main..”😀

Karena masih sepakat ga sepakat ngejalanin ruasdito sama suami, jadi kadang dia masih suka kebolak balik, atau kadang tatapan/lirikan mata butuh kamus harus gimana ke saya..lucu, tapi bahagia, setidaknya kita semua memang sedang berproses, berproses untuk menjadi lebih baik lagi..

Akhirnya tiba juga akhir bulan April, daaan Mei itu saya lagi ‘males’ banget jadi fasbel, akhirnya semua berantakan, anak-anak juga suami seenaknya aja main, daaan bel bawel yang keluar tanpa ada kesepakatan untuk solusinya *bukan contoh yang baik yaaa ini*. Saat itu rasanya memang pengin ‘libur’ dulu aja deeeeh -_- . hadeee!!

Sampai akhirnya, parno timbul…”ih ini anak sama suami gue udah kecanduan apaaa yaaaa…” *ga ngaca, yang juga suka main Line Jelly*😀 kalau mereka (suami dan anak-anak) main games nya ke yang story-story gitu (dragon story, farm story, pets story, monster story) yang mana sebenernya juga ‘biasa’ aja yaaa..yaa nama nya ‘khawatir’ boleh yaa -_-‘

Meski lagi males jadi fasbel, mantau milis parenthink sik jalan..hingga ditengah keparnoan dapet pencerahan dari Mba Yuli tentang tanggung jawab yang di copas dari kebetannya di perpus Om Ge (Pak Toge). Intinya, selama apa yang kita lakuin ga ganggu 3 aspek, yaaa kenapa ga..? :p

3 aspek tersebut, yang ini di kutip dari perpus tanggung jawab:

4.  disiplin dalam aspek personal, berisi kesanggupan untuk memenuhi kebutuhan diri (merawat & menjaga keselamatan diri secara fisik).#gestwit

5.  disiplin dalam aspek sosial, berisi kesanggupan membangun harmonisasi relasi (dengan diri sendiri, orang lain, maupun alam sekitar). #gestwit 

6.  disiplin dalam aspek profesional, berisi kesanggupan utk memenuhi kebutuhan belajar dan berkarya (mengamalkan wawasan & keahlian). #gestwit

aspek personal berisi hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan badan.

aspek sosial tentang hal-hal yang diperluin untuk bikin orang lain setuju dia manfaatin untuk bantu dapat yg dia mau.

aspek profesional tentang kesanggupan untuk dipercaya bahwa dia memang sanggup lakuin tugas dengan hasil yang sesuai sama kriteria ok yang udah disepakatin.

Adapun ciri-ciri dari kecanduan games : *di ambil dari blognya Arienda*


Akhirnya beberapa minggu terakhir ini, ‘ngadain’ observasi sendiri yang berawal dari keparnoan tentang kecanduan games pada anak-anak juga suami keluarga kecil kami -_-‘. Di lihat dari 3 aspek tentang tanggung jawab dan juga ciri-ciri kecanduan games yang ada, Alhamdulillah amaaaan😀 meski begitu, gimanapun juga pencegahan lebih baik kan yaaaa. Jadi, mari semangat lagi buat memperbaharui kesepakatan yang ada, buang jauh bel bawel😀 ..

Atau ada yang punya cara lain🙂 ?

7 thoughts on “Games : Bikin Candu ?

  1. Heru Piss says:

    Asal jangan game online aja seperti di facebook atau yang bersambung terus gak ada habisnya,, bisa bikin ketagihan tuh, kalo yang langsung selesai gamenya kan enak,,, menang ya sudah,, hihiiii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s