Bahagia di Dunia..

Kenapa ga ngebahas bahagia di akhirat? Karena sebagai seorang muslim, umat nabi Muhammad SAW memiliki ‘indikator’ bahagia di akhirat yang sama, yaitu surgaNya.

Sedangkan untuk bahagia di dunia, antara muslim yang satu dengan yang lainnya memiliki ‘indikator’ bahagia yang berbeda-beda. Berikut ‘indikator’ bahagia di dunia menurut Ibnu Abbas :

  1. Qolbun Syakirun – hati yang bersyukur. Untuk nikmat indrawi selalu melihat ke bawah, sedangkan untuk nikmat ma’nawi selalu melihat ke atas.
  2. Azwaju Sholihah – istri (pasangan) yang sholihah. Yang selalu mendukung selama dalam kebaikan. Keduanya tentram dan aman bahwa apa yang dilakukan pasangannya adalah baik dan mereka mampu saling menjaga kepercayaannya.
  3. Al-awlaadul abroor – anak-anak yang sholih(ah). Birrul walidayn : * tunaikan segala keinginannya yang belum terpenuhi, * do’akan dia, * sambungkan silaturrahimnya.
  4. Lingkungan yang baik – bisa ada yang saling mengingatkan. Manusia tidak bisa hidup sendiri
  5. Al-Maalul halaal – harta yang halal, bukan jumlahnya
  6. At-Tafaqu fiddiin – semangat mempelajari agama
  7. Al-A’maaru barookah – usia yang barokah. Meninggalkan jejak yang baik, waktu cepat berlalu tanpa terasa dan tidak bisa di ulang. Waktu memberikan peluang yang sama untuk semua orang.

Semoga kita bisa mendapatkan bahagia di dunia dan juga bahagia di akhirat. Aamiin

Robbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hassanah wa qina adza bannar ” (hadist)

Artinya :

Ya Tuhanku berikanlah aku kebaikan di dunia dan akhirat, dan jauhkanlah aku dari api neraka

4 thoughts on “Bahagia di Dunia..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s