Saatnya Sunatan..

khitanan hasan-husainAwal liburan dimulai dengan sunataaaan😀 ..

Jadi Sabtu kemarin, setelah ambil rapot anak-anak, langsung deh capcus ke rumah sunatan buat nyunat 2 bocah ganteng dan keren ini🙂 Hasan, 6 tahun dan Husain, 3 tahun.

Dadakan sik ga’ yaa, karena pembicaraan tentang sunat menyunat sudah berlangsung sejak lama. Daan kira-kira awal Desember kemarin Hasan memastikan lagi untuk mau di sunat pas liburan ini. Tadinya, memang Hasan aja, tapi coba ah ditawarin juga ke Husain, awalnya sik dia nolak, tapi pas dibilang kalau di sunat dapat hadiah, jadi mau deh😀

Persiapan sunat kira-kira semingguan yang masih berlanjut bingung sampai dengan H-1😀 . Persiapan seperti sunat dimana, metode apa, dsb. Yang bikin bingung sik karena bapaknya yang repot karena dia yang pernah ngerasain sunat yaa😀 , jadi yaa mintanya sunat yang ga pake sakit, ga banyak darahnya, ga perlu ganti perban, dsb -_-‘ . uffhh ibunya yang sudah merancang akan sunat dimana, dengan siapa, dengan metode apa, gagaaaaallll semua  *baiklah,kita ikuti saja bapak yang sudah merasakan di sunat yaaa*

Selain persiapan di atas, yang harus disiapkan adalah mental anak-anaknya dunk yaaa😀 saya pakainya metode hypnoparenting aja, jadi selama seminggu itu saya bilangin terus tuh ke anak-anaknya kalau mereka akan disunat, apa aja yang akan mereka lalui dan rasakan, dan apa yang harus mereka lakukan ketika terasa sakit dsb. Dan tak kalah penting adalah persiapan mental kedua orangtuanya juga😀 , menyunat 2 anak sekaligus pasti ada tantangan tersendiri apalagi ada adik bayi juga. Alhamdulillah, ada libur panjang yang menyertai jadi kerepotan ini bisa dirasakan berdua😀

Akhirnya hari H tiba juga. Alhamdulillah, no drama ketika di sunat di rumah sunatan. Ga ada adegan lari-mengejar ngejar anaknya atau tangisan tiada henti. Semua berjalan lancar dan mudah penuh senyum😀 .. ecuma emaknya sik sempet berkaca-kaca, oooh my boys :’). Drama dimulai ketika efek biusnya telah hilang. Tangisan bergantian termasuk tangisan adik bayi😀 , jadi ibu bapaknya gantian tidur malamnya buat jaga anak-anak

Alhamdulillah ‘rewel’ nya cuma1 malam aja, karena malam selanjutnya udah seperti biasa lagi. Nangis-nangis atau meringis-meringis kesakitannya sik masih ada, after all masih dalam keadaan wajar *mungkin ini efek karena dilalui berdua suami, coba yaaah kalau sendirian, sutriisss iyaaak😀 *

Semoga dengan proses pembersihan diri ini menjadikan kalian tambah sholih yaaa nak, aamiin.. *kecupsatusatu-kalian anakanak hebaaaaattt* :’)

2 thoughts on “Saatnya Sunatan..

    • umnad says:

      😀 iyaa,Alhamdulillah semalem aja..hr ke-4 mrk uda kebut2an naik sepeda..*emaknya yg meringis-ringis* :p
      deg2an iya bgt,tp ktika anak yg/uda minta,umpetin dl muka deg2annya sambil nyiapin diri n jgn ditunda dgn alasan qt nya yg blm siap hihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s