Pelajaran Hidup..

4 minggu berlalu, dan kami masih disini (baca : Zainab masih di Rumah Sakit)

Yup, Zainab belum diperbolehkan pulang oleh DSA nya dr.Idham Amir. Kenapa? Karena berat badannya yang masih 1,6kg. Alhamdullah per hari ini 12 September 2012 bb nya naik 60gr menjadi 1,690kg setelah naik dan turun, saya harap bb nya naik terusss, jangan turun lagi. DSA nya bilang klo sudah 1,8kg baru boleh pulang *okesip-mimik lagi yuk Nab..*:D

4 minggu penuh pelajaran. Meski entahlah apa yang sebenarnya ingin Alloh ajarkan pada kami dari berbagai ‘kejutan’ indah dariNya. Yang jelas bagi saya ‘kejutanNya’ selalu indah untuk kami. KejutanNya membuat kami selalu berharap padaNya, dimana hanya Dia tempat bergantung, tiada yang lain. Harap-harap cemas selalu ada, namun jika sudah diserahkan semuanya padaNya, rasanya menjadi lapang. Sesak menusuk, mata berurai air, terasa ringan ketika semua sudah diadukan padaNya. T_T

Belajar berharap. Berharap hanya padaNya. Memohon hanya padaNya. Meyakinkan diri sendiri bahwa sesunguhnya apa yang tengah terjadi adalah atas izinNya.

Belajar Menanti. Menanti hari demi hari, perubahan demi perubahan pada buah hati kecil kami. Meyakinkan diri sendiri bahwa penantian ini akan berakhir indah karenaNya.

Belajar Memahami. Memahami keadaan yang ada. Memahami orang-orang sekitar (baca : patugas medis) yang kadang tak sesuai dengan keinginan kami. Meyakinan diri sendiri bahwa dengan memahami semuanya, kami dapat melewati keadaan ini dengan baik.

Serta pembelajaran lainnya yang kadang tak bisa diungkapkan. Yang jelas, dari semua pelajaran yang ada, terpenting adalah belajar sabar. Sabar akan segala proses, tahap demi tahap yang harus kami lewati mulai dari awal hingga akhirnya nanti. Meski tahu, ketika ‘masalah’ ini terlewati ada ‘masalah’ lain yang akan kami hadapi selanjutnya. T_T .

Dengan pelajaran hidup ini, rasanya dengan sabar ga ada masalah yang ga bisa dilewati dengan baik. Dengan sabar, keadaan yang ada bisa dilewati dengan lapang, ikhlas bahwa semuanya adalah rencanaNya yang selalu indah dan terbaik untuk kami.

3 thoughts on “Pelajaran Hidup..

  1. ica says:

    bismillah, Um..rasanya apa yg dirasakan um sama dengan saya, skrng saya sdng menanti buah hati kami yg baru terlahir di usia 27 minggu, hiks.. rasanya hari demi hari kaami lewati seperti naik jet coaster. namun setelah saya baca tulisan um sy jd bnyk belajar, terutama belajar memahami suster2 yg “jutek” duh Rabbi berjuta rasanya. boleh bnyk belajar lg um? spy sy semakin kuat dgn kondisi menanti anak sy d NICU

    • umnad says:

      :’) izin peluk Ica yaaa..
      smg sll diberikan yg terbaik, apapun yg datangnya dari Alloh, sll ‘indah’
      kalau butuh tempat nyalem (nyalurin emosi), bisa japri🙂..

      sabar juga ikhlas..bantu bgt buat ngelapangin apa yg lg terjadi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s