Stress Pada Ibu..

😀 lebay yaaa judulnya ..

Sebagai ibu apa sik, yang bikin kita jadi stress. Anak ga mau makan, anak susah dibilangin, anak pada rebutan juga berantem, anak ga nurut, daaan segudang hal lainnya yang kyanya terlalu banyak untuk dijabarkan dengan kata-kata, atau mungkin sebenarnya hanya cara berpikir kita saja yang bilang banyak, padahal sik yaa cuma itu-itu aja, ga banyak-banyak juga😀 .

Kalau saya biasanya, stress kalau 3 bocah ini pada ‘berantem’. Widiiiih, ada yang teriak sekuat tenaga, ada yang nangis sambil narik atau gigit baju saya sampai robek😀 , ada yang mukul saya plus bonus gigitan di anggota badan. Du du du berasa pengen…ngilang sejenak😀

Masalah saya, saya bisa ‘tenang’ untuk beberapa menit pertama, tapi tidak untuk setelah itu -_-‘ . Padahal uda ada yang ingetin jugak sik dalam diri saya bahwa ‘mereka cuma anak-anak, belum ngerti juga mau dibilangin apa, jadi yaa sabarin lagi’ tapi apa daya, biasanya berakhir dengan kemarahan tingkat tinggi saya😥

Tapi sekarang sedang berusaha untuk ga ambil stress, dengan banyak-banyak istighfar :p . dan saya mulai berpikir, mungkin ‘berantem’ ini membuat mereka belajar menyelesaikan masalah yang ada, tanpa saya ikut masuk kedalamnya. Sekarang, saya memilih untuk ‘melipir’ dulu ah kalau mereka mulai ‘berantem’, diemin dulu sambil mendengarkan apa sik yang akan mereka jadikan solusi bersama. Meski akhirnya toh saya juga yang mau ga mau harus menawarkan win-win solution untuk mereka semua.

Karena patah hati banget kalau udah ada yang bilang

“aku terus sik yang ngalah..”

“ummi mah gitu, ga sayang sama aku..” dsb

Huhuhuaaaaa rasanya gimana gitu.

Sadar sik win-win solution yang ada terkadang pun mungkin dipaksakan,, tapi disini mereka juga sedang belajar bagaimana cara mengikhlaskan, melapangkan apa yang tengah terjadi dan menjadi pilihan mereka. Daaan bahagia itu ketika ada yang bilang

“ntar kita bareng-bareng yaaa..” dan disambut dengan baik oleh yang lainnya dengan “iyaaa, kamu dulu deh, ntar baru aku..”

Suasana terkendali dengan bisikan hati “kenapa ga dari tadi siiiiik kya gini nya..”😀

Dengan kata lain, stress pada ibu harusnya bisa ga ada yaaa kalau kita bisa mengendalikan suasana dan cara berpikir yang ada. hihihi ngomong mah gampang, prakteknya butuh berkali-kali masa percobaan. Dan biasanya jika masa percobaan yang satu sudah berhasil dilalui dengan baik, maka masa percobaan untuk masalah selanjutnya sudah menanti. Itu tanda-tanda roda kehidupan masih berputar.

Selamat menikmati stress-mu🙂 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s