Sundul, Gan !

Judul berasa di kaskus😀 ..padahal cerita tentang kehamilan keempat

Kehamilan memasuki 15 minggu, minggu kemarin, udah seneng banged, syukur Alhamdulillah karena ga ada flek-flek gitu meski memang terasa lebih mudah lelah dan sebagainya. Kalau melihat ketiga kehamilan sebelumnya kan selalu keluar flek dan mengharuskan saya untuk bed rest di 4 bulan awal kehamilan, dan biasanya stelah 4 bulan ke atas saya baru bebas mau ngapain aja.

Ecuma Qodarulloh nya..Jumat malam kemarin, abang kecil kita, Husain, ga sengaja nyundul niy perut dengan kepalanya, lumayan keras, yang jelas bikin saya teriak. Sakit, saya coba nenangin dengan mengelus-elus perut, sambil bicara dengan adik di dalam perut, berdoa juga. Sakit mereda. Lalu selang beberapa lama, saya ke kamar mandi untuk buang air kecil, daaaan ada darah di sana. Kaget, panic, campur aduk. Semua anggota keluarga sudah pada tidur, bagaimana ini, kasih tau suami ato jangan, saya khawatir lebih panikan dia nantinya. Akhirnya, saya bangunin suami juga, saya kasih tau apa yang terjadi. Kepanikan yang saya khawatirkan tidak terjadi karena bapak kembali tertidur setelah bicara “Ya Alloh, Mi..” *ok, ini adalah efek kehamilan keempat saudara-saudara😀 * Tumben pikir saya dalam hati😀. Baiklah, biarlah kegalauan malam itu menjadi milik saya seorang, seorang ibu yang berharap kandungannya baik-baik saja. Menenangkan kegalauan dengan sholat sunnah dua rakaat, memohon padaNya untuk menguatkan janin yang ada di rahim, dan yang terpenting adalah memasrahkan hal yang terbaik manurutNya, dengan ikhlas dan melapangkan segalanya, tanpa menyalahkan siapa-siapa.

Malam makin larut, dan buang air kecil saya juga semakin sering yang juga disertai lender darah, saya berusaha untuk terus berjaga. Saya ber DM dengan @dokter_prima spog di twitter, yang waktu itu masih lalu lalang di time line. “bahaya jika keluar terus|cek saja besok”. Ok, saya ‘tenang’ sedikit karena yang keluar berupa lender darah saja ketika buang air kecil, tidak banyak. Akhirnya, saya tertidur juga.

Sayang, mimpi malam itu tak sesuai dengan harapan saya, membuat saya terbangun diiringi ketakutan. Langsung ke kamar mandi untuk mengecek daan tenang kembali, meski lendir darah masih ada. Membangunkan suami, karena juga sudah mendekati shubuh, memintanya untuk mencari telepon dr. Yanti, dr. spog saya. setelah shubuh saya mengirimkan SMS pada beliau karena mau nelpon juga masih pagi banged. Menanti, menunggu apa saran darinya. SMS tak kunjung dibalas. Akhirnya tak sabar, pukul 6 pagi saya telepon beliau juga. Setelah percakapan awal, salam dan meminta maaf untuk gangguannya..

“dok, baca sms saya..”

“iyaaa…” jawabnya *masih ngantuk kah ato sedang sakit*

“truz gimana dok..” tanya saya diselimuti kegalauan

“yaa, kalau ga banyak ga papa..” jawabnya *santai* *ooohhh Noooo dr.spog ku ini memang santai banged orangnya, kadang heran tapi ini yang bikin menenangkan hati sayah*

“banyak kaya apa dok..” tanya saya lanjut

“yaa kalau kaya haid gitu lah, klo dikit aja ga papa.. tapi kalau kamu mau periksa ke dokter yaa periksa aja, siapa aja sama aja, hari ini aku ga praktek soale..” jawabnya

Baiklah, tenang. Karena memang ga seperti haid juga, jadi rencana ke dokter Sabtu pagi itu kita cancel. Suami pun bisa pergi ke kantor tepat waktu.

Hikmahnya, jangan pernah lengah, kirain ga akan flek niy udah mau 16 minggu juga kan soale, minggu ini. Eh ternyata, Alloh punya rencana yang lebih indah untuk selalu mengingatkan kita.

Mohon doa nya selalu teman-teman..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s