Dear 21 Tahun :)

#ForYoungerMe

Dear Ingga di suatu malam pertengahan tahun 2002

Senyum ini hilang sesaat. Malam itu kamu sedang terpuruk menahan segala rasa. Menangis semalaman *seperti cerita di sebuah lagu saat itu* yang membuat kamu harus berkurung diri selama beberapa hari. Menata jalan yang harus ditempuh. Menata hati yang mungkin akan terombang ambing. Melepaskan segala rasa yang mendera. Malam itu, kamu menguatkan diri untuk tidak akan jatuh ke lubang yang sama lagi. Saat itu, sebelum itu, kamu memang sudah jatuh berkali-kali di lubang yang sama *aah how stupid you were*. Tapi mungkin dengan seperti itu, kamu memiliki pijakan yang kuat akhirnya untuk melangkah lebih jauh lagi. Ini semua karena cintanya dan juga cintaNya. Memilih cinta mana yang akan dipilih. Dan akhirnya kamu memilih meninggalkannya karenaNya.*good girl!!*

Ingga di sisa tahun 2002

Melalui hari-hari penuh peluh. Namun, bukan untuk dikeluhkan karena ini adalah hari-hari yang memiliki sebuah perjanjian dengan dirimu sendiri juga denganNya. Saya tahu itu adalah saat-saat terberatmu. Mereka datang dan pergi, berharap mungkin kamu mau ‘jatuh’ kembali dalam lubang yang sama. Hidup terasa lebih sulit karena perjanjianmu dengan dirimu juga denganNya untuk tidak kembali jatuh pada cinta selainNya harus dilalui dengan berbagai ujianNya. Saya bahagia kamu bisa melaluinya dengan indah, karena ini sangat menentukan kehidupanmu selanjutnya.

Bertahan diri dengan yang datang dan pergi membuat dirimu menjadi sangat terobsesi dengan yang namanya pernikahan😀 . Bagimu, menikah satu-satunya jalan untuk menenangkan dirimu. Hingga sekarang saya masih suka tersenyum jika mengingat saat-saat itu. Bagaimana tidak, dalam setiap kesempatan bertemu Mama atau Papa atau keduanya yang ditanyakan dirimu adalah ” Ma, udah ada yang datang kerumah?!” tanyamu, “datang ke rumah? Siapa? Ngapain?” tanya Mama kembali..”..mmmhh ngelamar aku Ma..”😀 *gadis sintinggg!!!* atau “Pa..udah ada yang ngomong sama Papa belum…” tanyamu “buat ngelamar aku..” lanjutmu😀 *bujuuuggg deh..* kamu menjadi gadis yang penuh dengan kemauan keras :p

Ingga di April 2003

Di umurmu yang berkurang 1, kamu mulai meluruskan kembali semuanya kalau ga mau dibilang sangat ‘putus asa’😀 menyerahkan segala urusanmu tentang pernikahan padaNya. Mama pun makin ‘pusing’ mendengar rengekan anaknya buat segera menikah yang ntah siapa orangnya pun belum tau siapa dan ada dimana *sabar yaa Ma🙂 *

Ingga di awal Mei 2003

Segala peluhmu terbayar sudah. Alloh memberikan yang kamu butuhkan. Bagimu itu adalah hadiah terindah dariNya atas segala gejolak yang selalu bermonolog di dalam jiwa. Jodoh yang dinanti ditunjukkanNya, seseorang yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Daaan itulah kebahagiaan.

Saya di awal 2012

Tidak pernah melupakan masa-masa terberatmu saat itu. Rasa yang menyesakkan itu selalu terasa di hati. Namun, itu adalah suatu masa yang indah buatku, sebuah pengingat diri. Mengubah segala pandangan tentang kehidupan. Makin percaya jika apapun yang kita lakukan karenaNya akan selalu berakhir indah. Penjanjian denganNya tidak akan menjadikan kita berkurang apapun. Sulit dan berat pasti, tapi bukankah disana letak perjuangannya.

Terimakasih untuk keteguhan dan kemauan keras untuk tidak kembali jatuh di lubang yang sama lagi setelah berkali-berkali jatuh di tempat yang sama. Saya masih bisa merasakan dan akan bisa mengatakan pada semua kalau kita selalu bisa melepaskannya karenaNya. Jika Alloh sudah menguasai hati, tiada satupun yang dapat mengalahkanNya.

*tosss dulu aah* *peluk*🙂

note : tulisan ini ditulis untuk ikutan #foryoungerme -nya @wangims n @momo_dm juga @adit_adit  info bisa liat di http://15haringeblogff.wordpress.com/foryoungerme/ ikutaan yuuk🙂

One thought on “Dear 21 Tahun :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s