Tentangmu Yang Selalu Manis

Yang kutahu hidupmu tak selalu berjalan mulus. Ada saat-saat terpurukmu yang membuat dirimu menangis sendu. Dan aku pun mengerti jika aku bagaikan tong sampah yang siap menerima segala ‘sampah’mu.

“Man, kamu tahu, Sakti memutuskanku. Dia memilih untuk perjodohan itu.” Katamu suatu hari.

Mungkin itu salah satu hari terpurukmu. Setelah menjalin hubungan dengan Sakti, yang kutahu dia adalah cinta pertamamu. Berjalan cukup lama, dan dia memutuskan di tahun ke tiga karena sebuah perjodohan. Aku tahu itu sesak bagimu, begitu juga aku yang mendengarnya.

Namun, aku juga tahu hidupmu tak selalu berjalan buruk. Ada saat-saat terbaikmu yang membuat dirimu begitu bahagia. Dan aku pun sangat bahagia ketika menjadi orang-orang yang mengetahui pertama kali.

“Man, kamu tahu, Sakti akhirnya mau melamar dan menikahiku. Dia memutuskan perjodohan itu. Ternyata perempuan yang dijodohkan dengannya sudah punya kekasih hati lainnya.” Ceritamu penuh bahagia.

Mungkin itu salah satu hari terbahagiamu. Cinta pertamamu akan segera melamar dan menikahimu. Aku tahu itu menggetarkan dirimu, begitu juga aku yang mendengarnya.

Tentangmu yang selalu manis bagiku tak dapat kuhilangkan dari ingatanku. Hingga aku tak kuasa untuk menolak keinginan Sakti di akhir hidupnya yang memintaku untuk menikahimu kelak. Dia meninggal setelah pulang dari melamarmu sore itu di sebuah kecelakaan.

noted : tulisan ini buat ikutan #15HariNgeblogFF day 11 , infonya bisa dilihat di sini

4 thoughts on “Tentangmu Yang Selalu Manis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s