Apa Kabar Sabar..

Sebagai orang tua, setiap hari adalah sekolah dimana “guru”nya adalah anak-anaknya..

Minggu kemarin adalah minggu yang penuh ‘materi’ dari ‘guru’ bernama Nadia Rafidah Salsabila. Dimulai dengan curhatannya. Dilanjut dengan ga pulangnya dia ke rumah setelah pulang sekolah. Jadi dia mampir aja gitu *minta turun sama supir jemputan* di rumah pakde-nya *kakak suami* ga ada orang padahal di rumahnya, ibu mertua sedang pergi juga, maka diantar lah dia ke rumah bude-nya *masih kakak suami juga* [yak rumah saya dekat mas-mba ipar saudara-saudara *nyengir*] sama khadimat pakdenya.

Saya? nungguin di rumah tanpa tahu apa-apa. Biasanya hari Jumat ada kegiatan ekstrakurikuler, pulang sampai rumah sekitar jam 1. Jam 2 berlalu, Nadia tidak pulang juga. Saya coba sms-telp supir jemputannya, jawabnya sudah diantar pulang. Ok, menunggu kembali. Ashar berkumandang, ‘guru’ cantik belum pulang juga. Tiba-tiba teman-teman sekelasnya datang, ngajakin main. *mulai berasap* saya tanya mereka pulang jam berapa dari sekolah. Jam 1 jawab mereka.

Ok! Saya telp mba ipar saya, yang ngangkat keponakan saya-anaknya mba ipar..langsung saya tanya, Nadia ada..daaan taraaa jawabannya ada..wooosshhhaaaaa!! mau marah rasanya, ke siapa?!ke supir jemputan, ke anak saya juga tentunya, bisa-bisanya coba..*eluselusdiri*..

Itu Jumat, dilanjut Sabtu yang pergi gitu aja tanpa pamit ke emak-bapak nya untuk pergi ke rumah bude satunya lagi..*woooshaaa* *ga dijemput aja bu anaknya?ga’—karenanya judulnya apa kabar sabar..* yup, klo lagi datang ‘keras’ saya yaaa ‘keras’ banged..Sabtu dilewati tanpa hadirnya anak pertama saya..-_-‘

Minggu pagi dijemput abinya, bertemulah saya dengan anak cantik ini..*mewek,”jangan kya gini lagi yaaa sayang….”* namanya ibu, ga bisa juga lama-lama ‘keras’nya. Meski mungkin saya terlihat cuek sebenernya ‘lembut’ banged.. :p

Minggu, berjalan seperti biasa saja. Sesekali saya tanya alasan tidak izinnya, jawabnya hanya mau main saja gitu..

Untuk mencari sesuatu dari anak yang lebih besar seperti ini memang dibutuhkan energy extra deh..makin besar yaa makin extra pastinya..

Puncaknya Senin, dia ga mau sekolah..yang saya tahu, anak juga ujian dari Alloh..kalau saya ‘keras’ dia akan lebih ‘keras’ lagi. akhirnya saya ‘mengizinkan’ nya untuk ga sekolah hari itu. Terserah deh mau dibilang ibu koq ngikutin anak..ibu koq biarin anak bolos kya gini..yang penting saya tahu apa yang sedang saya lakukan. Saya mencoba untuk ‘bertukar peran’ dengannya, saya berusaha untuk mengulurkan tali ‘kekerasan’ saya, saya mencoba untuk mengendurkan semua yang ada.

Pada akhirnya dia merasakan ‘kesepian’ jika tidak sekolah, ketika saya tanya perasaannya gimana ga sekolah kya gini..setidaknya dari ‘pengalaman’ ini, dia tahu bagaimana rasanya ‘tidak sekolah’..

Dan malamnya kembali mengalir cerita darinya..masih tentang teman-temannya..mulai dari yang memang ada yang tidak suka dengan dirinya sejak awal dia masuk sampai sampai dengan bisik-bisik yang mengajak untuk tidak menemaninya..sehingga memunculkan keengganannya untuk sekolah..yang jelas jangan sampai ‘tigergrandmom’ bertindak😀 cukup saya sebagai ibu-nya yang bertindak dengan membicarakan dengan wali kelas via sms, karena hari sudah malam dan saya tidak mau menunggu esok..yang jelas saya ingin besok sudah ada solusi yang dipikirkan malam ini oleh wali kelas..

Alhamdulillah, meski wali kelas tak menjawab sms saya sekalipun, yang terpenting ada action yang sudah dilakukannya..saya suka dengan hubungan antara orang tua dan wali kelas yang saling bersinergi. Bagi saya, guru-wali kelas adalah partner saya dalam mendidik anak-anak di sekolah, sehingga segala sesuatu harus bisa dibicarakan dan dicarikan solusinya..

Pulang sekolah keesokkannya, Nadia dengan semangat bercerita..

“Mi, sekarang semua harus temenan, ga ada yang boleh ga temenan..”

“kalau ada uangnya yang diambil teman, maka akan diganti ibu guru..” lanjutnya

“yaa klo gitu Nadia miinta ibu guru ganti dunk uang Nadia kemarin..”😀 *emakgamaurugi..*

“ih Ummi, itu kan sudah berlalu..harus dilupakan..” jawabnya.. T_T

Dan ringan pun hadir..

Terimakasih ‘bu guru’ kecil yang cantik..Ummi mendapatkan ‘pelajaran’ yang berharga lagi..*pelukpelukNadia*

2 thoughts on “Apa Kabar Sabar..

  1. bunda tiara says:

    Aaah senengnya… ami iip nya mpe cari” di internet penyebab ank membangkang dan voilaaa dugaaannya bnr blg gini.. ” bund, pasti masalah sekolahnya lg dech, coba tanya” dibacain dech tuch apa yg dtemuinnya ^_^ *kissNhug Nadia*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s