No!! Ummi Is Not Ready, Na..

Dalam suatu situasi keponakan, perempuan, menginap di rumah karena ummi-nya sedang persiapan melahirkan. Umurnya lebih muda setahun dari Nadia. And there’s girl talk inside😀

F : Na..kamu ada cowo yang disukain..?

N : *masih diam*

U : *sambil megang HP-nguping-senyum2 degdegan*

F : aku ada, 2..*sambil menyebutkan namanya*

N : *masih diam saja*

U : *makin nguping*

F : Na..ada ga?

N : apa? Mmh cowo yang di suka..tunggu *sambil nunjuk jidatnya dengan telunjuknya seakan berpikir*

F : *menunggu*

N : ada..sini *sambil membisikkan sesuatu ke kakak sepupu-nya*

Lalu mereka berdua masuk kamar daaaaaan pintu ditutup, Ummi is not allowed to join *sigh* -_-‘

U : *menempelkan telinganya ke pintu kamar..sayup-sayur terdengar nama*

*sigh* ‘gejala’ apa ini?! apakah setiap ibu melewati fase ini..kepikiran Mama, dulu saya kya’ apa yaaa, dan bagaimana bliau menyikapinya..😀 ecuma tetep lho, ‘fase’ ini terlalu cepat, daaan saya belum siap untuk menghadapinya *huhemakmacamapaini*

Pikiran saya saat itu, harus ada girl talk antara saya dan Nadia malam menjelang tidur nanti. *emakwantstoknow*😀

Daan akhirnya terjadilah girl talk itu..Nadia sangat kooperatif, dan saya bersyukur. Tidak ada yang disembunyikan pada saya, saya bertanya dan ia menjawab apa adanya. Kemudian hypnoword beraksi dunk😀 saya tekankan padanya, saya ingin menjadi orang yang pertama kali tahu tentang apapun mengenai dirinya dari dirinya sendiri bukan orang lain. Cerita tentang apapun pada saya, tiada rahasia antara saya dan dia. *berulangulang*😀

Kemudian, saya jelaskan juga sedikit tentang ‘ketertarikan’ dengan lawan jenis.

“It’s natural. It’s ok, Na. yang terpenting adalah mengolah rasa suka itu bagaimana. Just keep it in your heart, ga perlu di umbar kemana-mana. Cerita-nya ma Ummi aja *termasukhypnowordmaksaini*😀 ga usah ma yang lain. Malu kan klo orang tahu truzz kita diledekin gitu..Ya Na..”

“Iyaaa, Mi..”

Yang terpenting bagi saya adalah memahami perasaan-nya. Saya hanya khawatir kalau saya ‘cut’ semua seperti “ga boleh suka-sukaan gitu..” “masih kecil..” dll bisa-bisa besok dia tutup mulut sama saya, saya juga yang repot nantinya😀

So sejauh ini girl talk yang dilanjutkan dengan hypnoword sebelum tidur adalah hal penting untuk saya untuk selalu keep in touch dengannya. Saya ingin, dia merasa saya bisa dijadikan tempat curhat sepanjang masa-nya😥 *mulailebaymulaimellow*

Ah, saya memang selalu not ready jika menyangkut perubahan pada anak-anak..😥

4 thoughts on “No!! Ummi Is Not Ready, Na..

    • umnad says:

      sini “pssttt…”😀 #eaaa
      my next rule..keep her/his secrets..kcuali ma abi-nya *ini juga dgn berbagai catatan kl dia pura2 ga tau nantinya* atau mereka-nya yg ‘ngomong’ sendiri..*lirak-lirik kali aja ini dbaca anak gw ntar :D*..

      dan berasa banged bedanya besarin anak perempuan ma anak laki-laki..bedanya, tunggu Lo punya anak perempuan sendiri n ngerasain yay Mom😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s