3(x)

Saat angka umur berubah menjadi kepala 3. Menandakan umur yang makin berkurang dan bertambahnya pengalaman hidup. *sokbijakbener*😀

19 April 2011, diawali dengan panggilan yang tak terjawab sebanyak 30x dari suami tercinta *tsaaa ini gw yang kebo tidurnya atau kenapa*😀 juga SMS doanya *Amiin, makasiiih yaa sayang..* Daaan berlanjut sepanjang hari itu, doa-doa yang mengalir dari saudara dan teman-teman. Via SMS-FB-Twitter. That means a lot for me. Makasiiiih smuanya, buat doa-doanya, semoga Alloh mengabulkan semuanya..dan semoga Alloh membalasNya dengan yang lebih baik lagi pada-mu…

Saya menggambarkan hidup itu seperti halililntar. Kita bisa terjun bebas dengan cepat, dan naik dengan perlahan. Itulah hidup, kadang apa yang kita punya bisa hilang dalam sekejap dan kita bisa mengumpulkan lagi perlahan. Tapi yang jelas bagi saya, semuanya itu sangat mudah bagi Alloh untuk memberikan ataupun mengambil yang menjadi kepunyaanNya. Mau cepat atau lambat, suka-suka Alloh. Jadi sebagai makhlukNya sudah tentu kita harus bisa menerima segala sesuatu yang sudah menjadi ketentuanNya.

Kalau kata Taufiq Ismail dalam liriknya untuk Achmad Albar, Dunia ini panggung sandiwara, yup kita dalam panggung sandiwara dalam aneka peran. Peran saya saat ini adalah sebagai istri, sebagai ibu, sebagai anak, sebagai pedagang, sebagai pembeli, daaaaa aneka peran lainnya yang kerap saya ‘mainkan’ tergantung situasi dan kondisinya. Namun, ada saat-saat bagi saya untuk bisa rasanya ‘meminjam’ scenario yang sudah dibuat Alloh untuk saya, sebentar saja, untuk saya catat kejadian-kejadian yang akan terjadi selanjutnya. Bukan karena saya tidak bisa menerima segala kejadian selama ini yang sudah, sedang, atau akan terjadi. Tapi karena saya ingin ‘memainkan’ peran saya sebaik mungkin.

Selama ini yang saya lakukan adalah hypnoword diri saya sendiri. Sabar bukan saat setelah melewati suatu peristiwa, tapi sabar ketika pertama kali mendapatkan peristiwa itu. Syukur bukan saja karena mendapatkan kebahagiaan, tapi syukur ketika dihadapkan pada suatu kesulitan. Dengan demikian sesungguhnya sabar dan syukur tiada dapat untuk dipisahkan dalam diri seorang manusia dalam menghadapi segala sesuatunya dalam kehidupan ini.

[Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” QS. Al-Insyirah:5-6.]

Semoga saya dapat menjadi manusia yang lebih baik lagi, bermanfaat untuk orang-orang di sekitar saya..Amiin.

4 thoughts on “3(x)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s