Insecure In Me

Apakah insecure ini bisa menyebabkan seseorang menjadi paranoid atau bahkan posesif..MYMN *MaybeYesMaybeNo*😀

Nulis ini bukan tanpa sebab. IMHO wanita selalu dalam posisi insecure, tidak aman, tidak nyaman, tersakiti, dsb. Yes, ini pandangan saya sebagai seorang wanita, istri, ibu, dan nenek😀

Ibu saya, Mama pernah bilang “perempuan tuh ya sakitnya banyak banget, dari bayi ampe tua (waktu itu Nadia habis di sunat dan di tindik), niy liat aja, di sunat, di tindik, sakit kan..ntar gede dikit sakit numbuh payudara, sakit pertama haid, sakit menstruasi..ntar setelah nikah, sakit malam pertama, lalu sakit hamil dan melahirkan, belum sakit nyusuin..pas udah tua, sakit menopause..”

Jiaaahhh Mama..*mewek* bener juga x yaaa. Umur saya hampir 30 tahun. Dan sebagai seorang wanita, saya tipe orang yang afraid bout something. Padahal mungkin biasa aja cuma kadang ini membuat saya kepikiran minta ampiiuuunnn😀 .

Dalam hal apa siy yang biasanya saya merasakan insecure itu. Biasanya tentang anak dan suami tentunya😀. Anak, mereka semakin besar, dan zaman-nya pasti udah beda banget dengan zaman saya dulu. Paling ga’, baca postingannya Ira sharing seminar dengan Bu Elly Risman bikin saya malah makin insecure😀 ,[paling ga’, saya tahu apa yang seharusnya dilakukan sebagai orang tua zaman sekarang.] Belum lagi ucapan-ucapan Mama yang kadang bikin saya tambah-tambah lagi “ntar deh yaa Lo rasain gimana rasanya gw dulu”😀 *eia Mama saya tmasuk ibu gaul jadi ma anak-anaknya kadang Lo-Gw gitu* duh Mamiiii, maafkan saya. Suami, don’t know, mungkin karena saya pernah punya pengalaman yang tidak mengenakkan tentang suatu hubungan sehingga saya merasa insecure seperti ini. duh Abiiii-KDRT(Kasian Deh,Rasain Tuh)😀, maafkan ummi, just enjoy your life with me😀 *kamu dimana, dengan siapa, sedang berbuat apa* sayup-sayup lagu Kangen Band😀

Dalam tulisan ini disebutkan sebagian wanita berubah dari pribadi yang mandiri dan kuat menjadi seseorang yang moody, pencemburu, dan insecure dalam sekejap ketika berhubungan dengan seseorang (menikah, in my opinion). Dan IMHO semakin parah ketika umurnya kian berkurang😀 that happened to me, ciri salah satunya adalah ketika PMS yang tadinya adalah Pra Menstruasi Syndome kini berubah menjadi Pengen Marah Selalu😀

Dan masih dalam tulisan tersebut, berikut tips untuk menjadikan hidup lebih seimbang :

1. Tetap berhubungan dengan sahabat-sahabat wanita Anda. Tak jarang wanita dengan serta-merta melupakan sahabat-sahabatnya ketika mereka mulai berhubungan dengan seorang pria. Namun, hal ini tak seluruhnya sehat. Untuk wanita, berbicara dengan sesamanya adalah salah satu saluran untuk rileksasi dan melepaskan stres. Cara pria mendengarkan wanita bicara tidak sama seperti wanita mendengarkan sahabatnya bercerita. Sebuah studi di UCLA mengatakan bahwa persahabatan di antara wanita menunjukkan bahwa para wanita butuh ruang tanpa tekanan untuk mereka bisa melakukan perbincangan di antara sesama wanita. Ini merupakan salah satu proses penyembuhan.

2. Lakukan kegiatan yang memberikan kesenangan untuk Anda. Entah itu membaca, melukis, berolahraga, atau bermain dengan anak Anda. Sangat mudah untuk menyerah dan mencari alasan untuk tidak lagi melakukan kegiatan yang Anda senangi. Namun, pada ujungnya, ini tak akan baik untuk Anda maupun orang-orang yang Anda kasihi. Lakukanlah kegiatan yang membuat Anda senang, tanpa alasan!

3. Mulai proyek sendiri. Jika Anda belum memiliki bisnis atau pekerjaan di luar karier Anda, cobalah untuk memulainya. Mungkin dengan bisnis kecil-kecilan, seperti bisnis kue, atau bisnis membuat kartu ucapan unik, atau bisnis tanaman. Apapun yang menjadi kesenangan Anda bisa diusahakan untuk dijadikan usaha. Memiliki proyek sendiri yang menyenangkan dan menjadi hobi, serta bisa dijadikan usaha, bisa memberikan kesenangan dan pemenuhan diri. Ini juga sekaligus memberikan Anda kesibukan dan tak melulu mencurahkan segenap pikiran, waktu, tenaga terhadap hubungan Anda dan dia. Selain karena pria pun bisa jengah jika terlalu dihujani pertanyaan dan kehadiran Anda, tapi juga sebagai pengalih perhatian untuk Anda agar tak terlalu fokus terhadap hubungan.

4. Waktu untuk sendiri. Ketika Anda dikelilingi anak, keluarga, pasangan, bos, pekerjaan 24 jam sehari, 7 hari per minggu, lama-kelamaan Anda akan kehabisan tenaga. Anda butuh waktu untuk bisa menikmati diri sendiri. Ambillah waktu luang untuk sekadar pergi berbelanja untuk diri sendiri, ambil buku dan baca di tempat yang menyenangkan, pergi jalan-jalan sendiri, atau mengunjungi restoran baru sendiri. Perhitungkan hal-hal yang bisa mengganggu, seperti cuaca buruk, telepon dari pengasuh anak yang mengeluhkan anak sakit, atau kekasih yang mencari dasi hilang. Pastikan semuanya berjalan semestinya, lalu ambillah waktu untuk Anda sendiri. Anda patut mendapatkannya.

5. Ruangan untuk barang Anda. Wanita adalah makhluk yang senang memanjakan diri, dan memerlukan ritual-ritual kecil untuk bersiap demi mendapatkan kesempurnaan. Bukankah Anda perlu waktu untuk bersiap dan tampil cantik sebelum bercinta dengan suami? Bukankah Anda perlu mematut diri setidaknya 15 menit di depan cermin sebelum pergi keluar rumah? Entah itu ruang rias sendiri, atau kamar mandi pribadi, pastikan Anda memiliki ruang untuk barang pribadi Anda agar Anda tak terganggu ketika dalam keadaan terburu-buru untuk urusan di luar rumah. Sedikit saja tak menjalankan ritualnya, mood kita bisa rusak. Ketika mood rusak, seluruh hari pun akan berantakan. Jika itu terjadi, maka runyamlah hubungan Anda dengan orang-orang di sekitar.

Tips yang simple tapi tak mudah untuk dilakukan. Ujung-ujungnya, saya memang diharuskan untuk lebih bersahabat dengan insecure ini😀.Positifnya, saya bisa lebih siap menghadapi segala sesuatunya. *meskiwajahpenuhkerutan😀 *

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s