Women Time..

Apa jadinya ketika para wanita yang sudah menikah bertemu dan berbicara. Heboh!!😀

Alhamdulillah, setelah berapa lamanya, Jumat kemarin, saya, adik saya, dan sepupu saya dipertemukan kembali, juga dengan Mama dan adiknya-tante saya (ibu sepupu saya tsb). Senang banget, moment ini langka banget, meski tinggal satu kota, bahkan jarak rumah saya dengan sepupu tidak jauh ecuma kita jarang banget bisa ketemuan-berkumpul seperti ini. Apalagi setelah pada punya anak, mungkin ini kali pertamanya yaaa..

>>ebenerLo<< beneran!! Meski kita semua SAHM (Stay At Home Mother) cuma ntah kenapa sulit aja buat cari waktu dan izinnya , khususnya saya sebenarnya😀 ..beruntung kemarin ktemuan dirumah saya, jadi ga’ perlu izin dengan sekuat tenaga *istrilebay*..seperti ktemuan dengan teman kuliah di awal tahun 2011 ini, saya udah nyodorin ‘permit’ nya dari awal Desember 2010 *curcol*😀 >>rempongbangetLo<< emang, so what gitu lho?! Awalnya siy berat dunk yaaa ecuma makin menyadari klo life never flat *apasehmakinga’nyambung*😀

#back2ourtopic Pertemuan kali ini rame aja, pada bawa anak, dan ibu-ibu kita juga pada ngumpul. Yang dibicarain mulai tentang anak sampai suami dunk yaaa, gadget terbaru juga diomongin. <<Prinsip saya: meski SAHM gw musti up to date bout everything, gw ngrasa perkembangan zaman ke depan musti dihadapin, gw ga’ mau aja jadi ummi jadul di mata anak-anak gw😀, yang jelas mereka ga’ mungkin gw ajak balik ke zaman gw, ada juga gw yang harus prepare dengan zamannya mereka sekarang.. >> tentang poligami juga dibahas *huh*😀

Pertemuan-pertemuan seperti ini kayanya memang harus dipersering *pengennya-sambilngelirikparasuami*😀 secara khusus buat anak-anak jadi saling mengisi. Example: Husain setelah ketemu Tiara (anaknya adik saya) yang udah pinter banget ngomongnya, padahal baru 1 tahun 3 bulan, paling ga’ sekarang udah mulai ikutin apa yang kita bilang. Dan Tiara yang belum berani jalannya, paling ga’ pas ketemuan kemarin lumayan jauh jalannya. Buat Junio, anaknya sepupu saya usianya baru 7 bulan jadi bisa ketemuan ma saudara-saudara lainnya. Kalau buat emaknya, khususnya saya, paling ga’ ini bisa jadi ‘me time’, bertukar cerita dengan para emak lain yang pastinya punya cerita-cerita sendiri. Yang bikin bertambahnya rasa syukur juga sabar dalam diri.

Pertemuan yang lumayan sangat lama ini juga langka, harus segera berakhir ketika hari semakin malam dan para suami telah datang menjemput dari kantor tentunya. Ntah kapan lagi bisa ktemuan dalam format lengkap sperti ini😀 . love U all, Maks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s