Talk Bout Number..

Menatap nanar deretan angka-angka ini *lebaymodeon*.

Pendaftaran tahun ajaran baru sudah mulai dibuka. Dari play group(PG) ampe sekolah menengah atas (SMA) sudah menebar informasinya dimana-mana. Deretan angka itu yang disebut uang pendaftaran atau biaya administrasi or whatever-lah sudah berbeda dibandingkan dengan tahun kemarin. Secara tahun kemarin memang mencari sekolah dasar untuk Nadia. Dan sekarang, saya cuma sekedar mengecek saja kebenaran informasi dari para financial planner independent seperti Ligwina Hananto atau Aidil Akbar yang mengatakan jika biaya pendidikan di negara ini naik sekitar 15-20% tiap tahunnya *duenkkanLo*.

Emaksudnya gimana siy naik sekitar 15%-20%? It means, untuk tahu biaya pendidikan tahun depan, biaya pendidikan tahun ini dikali aja dengan 1,15 atau 1,2, dan ntar dapat deh perkiraan biaya tahun depan. Klo untuk lima tahun lagi? yaa sama aja, berarti 1,15 atau 1,2-nya ada 5 kalinya gitu Cuy.. klo mo lebih gampangnya bisa hitung di sini , tinggal masukkin angka-angka-nya kemudian langsung keluar hasilnya. Yang jelas musti tahu dulu biaya pendidikan dari sekolah yang dituju tahun ini. Dan ternyata bener banget duenk!!

Example : tahun 2010, Nadia masuk SDIT, total biayanya IDR4.660.000,- dan sekarang tahun 2011 di sekolah yang sama, total biayanya sekitar IDR5.315.000,- naik hampir 15%.

So dari perkiraan di atas, coba *ngintip* biaya SMP yang akan di tuju Nadia 5 tahun yang akan datang dunk yaaa. Biaya pendidikan tahun 2011 IDR16.500.000,- so berarti 5tahun lagi kira-kira sekitar IDR41.057.280,-. That’s number bisa dicapai dalam 5tahun dengan menabung sekitar IDR685.000,- tiap bulannya atau kalau mau dibuat rencana biaya pendidikan bukan asuransi pendidikan yaaaa buibu-pakbapak. Misal dengan diinvestasikan di reksadana syariah pendapatan tetap selama 5 tahun dengan return sekitar 9%/tahun maka bisa diinvestasikan sebesar IDR450.000,-an/bulan. Eia itung-itungan ini bisa dihitung di sini

Ebtw emang beda yaaa biaya pendidikan dengan asuransi pendidikan?!yaaa beda-lah. Yang jelas anak-anak ga’ perlu diasuransiin, yang perlu diasuransikan adalah sang pencari nafkah. Truzz gimana buat biaya pendidikannya?!yaaa dengan menabung atau investasi, investasi bisa dalam bentuk deposito, logam mulia, atau reksadana, yang jelas jika hanya menabung saja tidak akan cukup. Menabung bisa dilakukan untuk jangka pendek saja, misal untuk biaya pendidikan yang tinggal 1-2tahun lagi.

Ecuma, ini baru biaya pendidikan satu anak yaaa, masih ada Hasan, Husain, dan next😀. Dan berikut perhitungan saya tahun 2010 kemarin untuk biaya pendidikan anak-anak.

  

  

PG

TK

SD

SMP

SMU

S1

  

  

  

  

  

6 tahun lagi

9 tahun lagi

12 tahun lagi

NADIA

  

  

  

44,789,760

103,195,607

535,025,010

RDS

18%

  

  

  


 

 

1,065,339

RDC

12%

  

  

  


 

534,990


 

RDPT

9%

  

  

  

471,436


 


 

 HASAN

  

  

14,400,000

64,497,254

148,601,674

707,570,576

  

  

  

  

2 tahun lagi

8 tahun lagi

11 tahun lagi

14 tahun lagi

 RDS

18%

  

  

 


 

363,209

947,793

 RDC

12%

  

  

 

403,291

   

 RDPU

7%

  

  

560,725

     

 HUSAIN

7,200,000

12,096,000

24,883,200

111,451,255

256,783,692

1,076,126,400

  

  

2 tahun lagi

3 tahun lagi

5 tahun lagi

11 tahun lagi

14 tahun lagi

17 tahun lagi

 RDS

18%

     

272,407

343,963

813,260

 RDPT

9%

   

329,910

     

 RDPU

7%

280,363

302,929


 

     

NEXT

12,441,600

20,901,888

42,998,170

192,587,770

443,722,221

1,636,653,739

  

  

5 tahun lagi

6 tahun lagi

8 tahun lagi

14 tahun lagi

17 tahun lagi

20 tahun lagi

RDS

18%

     

257,972

335,334

708,860

RDC

12%

   


268,861

     

RDPT

9%

164,955

220,004


 

     

RDS : Reksadana Saham, untuk jangka waktu pencapaian >10tahun

RDC : Reksadana Campuran, untuk jangka waktu pencapaian 5-10tahun

RDPT:Reksadana Pendapatan Tetap, untuk jangka waktu pencapaian 3-5tahun

RDPU:Reksadana Pendapatan Uang, untuk jangka waktu pencapaian 1-3tahun

>>Ih rempong deh yaaa Lo << Biarin!! I called this is planning. Seperti saya merencanakan kehamilan, atau merencanakan mau jenis kelamin apa for the next baby. Meski saya juga belum tahu, where do the money come from, but I have planning, dan punya bayangan aja jadi ga’ kaget-kaget aja gitu ntarnya. Atau bisa juga, that’s number menjadi pemicu suami saya untuk berusaha lebih giat lagi😀 *istridodol*.

Fyi, biaya pendidikan di atas untuk sekolah islam terpadu PG-SMA. Meski saya juga bingung, kenapa yang namanya islam terpadu pada mihil semua yaaa. So klo-pun ternyata yang sudah di planning tidak tercapai *maksa-HARUSTERCAPAI* brarti bisa dialihkan ke sekolah negeri yang mungkin pada saatnya nanti sudah benar-benar gratis!! Karena Indonesia menjadi lebih baik😀

*pening* sebenarnya jika melihat angka-angka ini😀 >>syukurin Lo, setiap anak udah ada rezekinya, udah ga’ usah planning ginian, kaya punya duit aja<< Biarin!!😀. Tahu dunk kisah tentang Nabi Yusuf dalam Al-Quran, tentang menafsirkan mimpi sang raja, yang akan datang tujuh tahun yang sangat sulit yang menghabiskan apa yang disimpan untuk menghadapi tahun sulit tersebut, kecuali sedikit dari apa yang disimpan (Yusuf:46-48). So ga ada yang salah dengan itung-itungan ini kan meski *pening*😀. sedangkan kami sudah pernah merasakan gimana rasanya melapangkan dada karena ga’ bisa menyekolahkan anak di sekolah yang sudah kami rencanakan jauh dari sebelum mereka lahir dikarenakan biaya-nya ga’ ada sama sekali, bahkan untuk menyekolahkan di sekolah lainnya, kami harus meminjam. We had through that moment, so we won’t go back anymore!! Yang jelas siyyy saya ga’ mau lagi mengalami hal serupa lagi di masa yang akan datang.

I know setiap anak-manusia-makhluk hidup pasti ada rezekinya, udah ada jalan ceritaNya. Dibuat-disusun dari jauh hari sebelum lahir ke dunia. Saya percaya itu. Hanya sebagai orang-tua yang telah diamanahkan olehNya diberikan titipanNya, ingin memberikan yang sebaik-sebaiknya untuk mereka. So ga ada salah-nya kan dengan planning ini, setidaknya terarah tujuannya, ada yang ingin di capai. Dan yang terpenting dari semua ini adalah, kita hanya bisa merencanakan, yang menetapkan segalanya hanya Alloh, berharap, berdoa semoga Alloh selalu memberikan yang terbaik. Amiin.

Lalu bagaimana dengan dirimu buibu pakbapak😀.

15 thoughts on “Talk Bout Number..

    • umnad says:

      😀 punya anak 3+next, Mom-G..mau ga’mau harus punya ‘tabel’-nya buat disodorin ke pencari nafkah🙂 supaya ga’ sekedar omdo..but that’s number so real..ga’ percaya kita liat 2th lagi yukkk, angka2nya sama atau mendekati *apakah kita akan pingsan berjamaah😀 like u said*

  1. inta-ummu arsa says:

    ummi, tulisan ini mo kucontek buat referensi mo nulis artikel ttg dana pendidikan ya:) truss akhirnya uda beli RDnya?klo yg RDsyariah gmn tu prospekny?

    • umnad says:

      🙂 boleh, asal disebutin yaa sumbernya dr mana..RDnya udah beli, cr yg syariah, n nurut aq hslnya mmg ga sebesar yg konvensional..mknya lg lirik LM niy..kyanya returnnya lbh tinggi..cm ga tau jg gmn prospek kedepannya, aq br ikut 1,5th gt jg siy🙂

      • inta-ummu arsa says:

        oke oke syukran y ummi…buat buletin annisa di Riyadh nih. mo nyontek ilustrasiny. beli RD syariah dmn?eh tp tetep lbh untung beli RD syariah drpd UL kn?*malah konsultasi nii:P*

        • umnad says:

          bli RD-nya di bank mandiri ma commonwealth..ada jug yg lgs k danareksa..RDsyariah ma UL i think so🙂..kl UL potongannya gede bgt siy, kl RDsyariah plg fee-nya aj, ma sdkit repot bolak/iknya kl di mandiri, kl di CW bs OL koq, danareksa juga bs OL..:) gpp mb, sm2 belajar..

  2. budi says:

    Thanks for sharing this information,
    Jadi total dana tiap bulan yang harus di sisihkan dari 3+next anak adalah brp ?
    Utk Nadia : 1,065,339 + 534,990 + 471,436 = 2,071,765
    Utk Hasan : 363,209 + 947,793 + 403,291 + 560,725 = 2,275,018
    Utk Husain : 272,407 + 343,963 + 813,260 + 329,910 + 280,363 + 302,929 = 2,342,832
    Utk Next : 257,972 + 335,334 + 708,860 + 268,861 + 164,995 + 220,004 = 1,956,026
    Jadi total untuk semua nya : 8,645,641
    It’s amazing number for me..
    Pertanyaan apa bener Anda menyisihkan segitu banyak nya tiap bulan untuk kepentingan ini ?
    Dan bagaimana pembagiannya rekeningnya, Apakah tiap anak dipisahkan dalam account yg berbeda ?

    Thanks yah🙂

    • umnad says:

      kenyataannya : tidak😀 karena suami*bliau yg mcari nafkah* mmg blm bs memenuhi angka tsb, saat ini br seperlimanya saja..tp plg ga dgn membuat angka ini sy jadi tahu..
      u/pbagian investasi sy gabung saja sesuai jangka waktu, 10th keatas di reksada dana saham, <10th sy pindahkan dlm bntuk LM saja..karena sy memilih yg hanya syariah saja,dan sy lihat performansinya msh bgs d LM..
      trimaksh..:) mg bs mbantu

      • budi says:

        ooo, ok thanks yah penjelasannya….
        Contoh Jika dana yg kita butuhkan 12 tahun lagi, terus kita invest ke RDS, dan sudah berjalan 10 tahun kemudian, terus sisa 2 tahun lagi. apakah Anda akan tetap invest ke RDS , atau ke LM ?
        Atau anda alihkan dana anda seluruhnya yg telah berjalan 10 tahun, dengan pemikiran dana akan lebih aman disimpan ditempat dengan resiko yg lebih kecil ?

        thanks yah..🙂

        • umnad says:

          jk mmg sudah mendekati waktunya dan investasi yg dbutuhkan sdh terbentuk dan sesuai dgn tujuan yg ada baiknya disimpan dlm bntuk tab./deposito plg ga yg resikonya lbh kecil..kl RDS itu kn high return high risk jg..mmh kl LM jg bagus sik buat lawan inflasi yg ada tp mngkin beli LM yg kecil2 jgn yg gede lgs, jd jualnya ktika mmg waktu yg dbutuhkan tiba lbh mudah..mg mbantu ato punya the other option..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s