Bikin Paspor…

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Untuk lebih jelasnya bisa baca di sini.

2minggu lalu adalah minggu tenang untuk saya😀 *saaaahhh*. Yup, Nadia dan Hasan sedang berlibur, sehingga saya bisa lebih leluasa untuk melakukan aktifitas di luar rumah. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk membuat paspor untuk Husain. Saya pikir, kapan lagi, mumpung ada waktu-nya. Yup, mencoba membuat paspor anak dengan jalan normal tanpa bantuan seorang calo. Memang sedikit lebih lama, paling tidak sekitar 10 hari hingga paspor jadi.

Sebelumnya, saya sudah me-search engine tentang pembuatan paspor di google, sehingga saya ga’ buta-buta aja gitu. Which is, it is my first time buat paspor sendirian, hanya ditemani Husain seorang. Jadi, saya benar-benar mempersiapkannya secara matang. Alur-alurnya saya pelajari dari berbagai hasil search engine yang di dapat.

Berikut adalah persyaratan permohonan paspor RI yang saya dapatkan melalui brosur di kantor imigrasi setempat.

  1. Mengisi formulir permohonan secara lengkap dengan huruf cetak dan tinta hitam >> so musti siap-siap bawa tinta hitam yaaa..harga formulir IDR5.000, meski di form-nya ada tulisan CUMA-CUMA 😀
  2. Melampirkan asli dan 1 lembar foto copy:
    1. Buku Domisili
      1. Bagi WNI yang bertempat tinggal di wilayah Indonesia berupa KTP dan KK dengan alamat yang sama dan masih berlaku.
      2. Bagi WNI yang bertempat tinggal di luar wilayah Indonesia berupa tanda bukti penduduk negara setempat, atau bukti/petunjuk/keterangan lain yang menunjukkan bahwa pemohon bertempat tinggal di negara tersebut, atau bukti telah melakukan kewajiban melaporkan diri di Perwakilan Negara Republik Indonesia.
    2. Bukti identitas diri berupa :
      1. Akte/Surat Keterangan Kelahiran
      2. Ijazah
      3. Akte perkawinan/surat nikah/surat baptis
      4. Surat Keterangan lainnya atau dokumen yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah.
  3. Bagi PNS/Polri/TNI/Karyawan Swasta diperlukan izin dari instansi bersangkutan.
  4. Surat keputusaan ganti nama sesuai ketentuan yang berlaku
  5. Bagi anak yang belum berusia 17 tahun melampirkan :
    1. KTP Orang Tua (Ayah dan Ibu)
    2. KK (Kartu Keluarga) anak terdaftar
    3. Akte perkawinan/surat nikah orang tua
    4. Akte lahir
    5. Surat pernyataan(izin)orang tua (ditandatangani di atas materai 6000) >> surat pernyataan ini di jual juga di koperasi-nya, harga IDR7.000,- sudah termasuk materainya, jadi orang tua(ayah dan ibu)tinggal tanda tangan aja gitu
    6. Paspor orang tua
  6. Bagi yang akan bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melampirkan surat rekomendasi dari Departemen Tenaga Kerja.
  7. Bagi Anak Buah Kapal (ABK) melampirkan buku pelaut, daftar awak kapal (crew list), surat rekomendasi dari nahkoda atau agen perusahaan perkapalan dimana yang bersangkutan bekerja.
  8. Tidak terdaftar dalam daftar pencegahan
  9. Membayar biaya imigrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Prosedur Pelayanan Paspor RI :

Hari pertama (20 Desember 2010)

  1. Isi formulir pendaftaran
  2. Ambil nomor antrian >> usahakan datang sepagi mungkin, bulan desember kemarin lagi ramai-ramai banget kali yaaa, saya datang jam 7 pagi dapat no.antrian 397..Alhamdulillah, ada orang yang kelebihan ambil nomor antrian, saya di kasih dengan no.311..lumayan banget, jadi lebih cepat..😀
  3. Serahkan berkas ke loket setelah nomor antrian di panggil atau tampil di layar monitor (menyerahkan formulir dan syarat-syarat yang harus dilampirkan) dengan membawa dokumen aslinya.
  4. Pemohon akan mendapatkan tanda terima dan dimohon datang kembali 2 hari kemudian

Hari ketiga (22 Desember 2010)

  1. Pengambilan tanda terima permohonan di loket yang telah disediakan
  2. Pembayaran (buku paspor, foto, sidik jari) di kasir >> hanya IDR270.000,- saja kalau lewat calo bisa sampai IDR1.200.000,- , kabarnya di tahun 2011 ini biaya-nya turun lho jadi IDR255.000,-
  3. Pengambilan foto, sidik jari dan wawancara >> ini bagian terlama, datang jam 8 pagi dapat antrian foto no.239..dan tahu kapan Husain harus foto dsb, jam 10 malam saja *mukakucel😀 *

Hari ketujuh (29 Desember 2010)

Pengambilan paspor >> dan ternyata paspornya belum jadi..”sedang ramai, Bu..jadi balik lagi besok..” dueeenkkk deh..

    Ini, benar-benar menjadi pengalaman saya. Pesan moral yang dapat di ambil adalah banyak-banyak bersabar dalam penantian panjang, semua akan indah pada waktunya😀 *superlebay*.

Selamat mencoba!!

2 thoughts on “Bikin Paspor…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s