Corat Coret..

    Sudah menjadi sisi alamiah anak kecil untuk mengeluarkan segala keingin-tahuan mereka. Segala sesuatu menjadi hal yang baru bagi mereka. Sebelum kemudian menjadi hal yang biasa untuknya. Dan bagi saya sebelum masa itu datang, anak-anak saya harus difasilitasi untuk menjawab segala keingin-tahuan mereka. Salah satunya adalah mencorat-coret😀.

    Saya punya mimpi, jika memiliki rumah, saya ingin menyediakan salah satu sisi dinding untuk dijadikan ajang kretifitas mereka. Namun, apa daya[Alhamdulillah] saat ini kami masih nomaden sehingga mimpi itu sedikit untuk ditangguhkan.

    Ketika kami pindah ke kontrakan baru. Dinding-dinding ini putih bersih, hingga bekas paku dari pemilik sebelumnya saja tidak ada bekasnya. Saya sempat khawatir jika pemilik rumah ini, melarang segala bentuk gantungan dan sebagainya. Tapi ternyata tidak, memang sudah kebijakan pemilik kontrakan setiap rumah yang sudah masa habis kontrak dan pengontraknya pindah maka rumah tersebut akan segera direnovasi sebelum pengontrak baru datang. Saya pun lega mendengarnya😀.

    Hari berganti, ketika itu Nadia-Hasan [Husain masih di dalam perut ummi yaa, nak] di masa periode emasnya. Kata TV, periode emas seorang manusia adalah di usia 0-3th. oK im with it. Mereka sedang senangnya menggerakkan tubuhnya termasuk tangan tentunya. Saya dan suami sebelum pindah sudah membelikan papan tripleks putih yang bisa digunakan sebagai white board untuk sarana mencorat-coret mereka. Tapi apa daya, white board itu tak tersentuh oleh mereka😀 mereka lebih senang dengan dinding putih ini, luas katanya.

    Secorat, dua coret kami masih mengingatkan mereka. Karena masih sedikit khawatir apakah hal ini akan membuat pemilik rumah ‘marah’. Akhirnya, don’t worry be happy😀. Kalaupun nantinya harus ada biaya tambahan untuk membersihkan ini, saya sudah menyiapkan ini dengan suami. Yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa menyalurkan apa yang ada dalam pikiran mereka untuk dituangkan dalam sebuah gambar alias corat-coret ini😀.

    Alhasil rumah kami penuh dengan coretan mereka. Setiap orang yang pertama kali datang ke rumah kami, pasti akan terkaget-kaget. Bertanya, bagaimana cara mereka mencoret hingga ke atas sana (pakai bangku dunk). Aneka komentar keluar dari mulut mereka, dari mulai pujian ampe kritikan juga ada. Mulai dari “waaa bagus yaaa”, “rame yaaa rumahnya”, ampe “ih ini rumah kaya rumah pemulung aja”😀 smua ada. Dan ditanggapi dengan senyum saja oleh saya dan suami.

    Tentu saja, dalam kesenangan ini ada beberapa peraturan yang harus mereka lakukan, yaitu dilarang mencorat coret di dalam kamar. (lumayan berhasil, karena di akhir kepindahan kami ke rumah kontrakan depan rumah, dinding kamar-kamar sudah mulai di corat-coret, sayang Mi ini masih putih *gubrak deh*)

    Dan akhirnya kami-pun pindah, rasanya kalau boleh ingin saya bawa dinding-dinding ini untuk menjadi kenangan tersendiri untuk saya juga mereka. Dengan bertambah besarnya mereka, segala keingin-tahuan mereka-pun telah ter-ekspresikan, di rumah kontrakan yang baru mereka sudah bisa untuk diajak kerjasama untuk tidak mencorat-coret dinding lagi.     

Kini, dinding rumah kami masih dalam posisi aman. Meski gugur satu tumbuh seribu😀 karena Husain kini-pun sudah mulai mencorat-coret dinding, tipis, dan kakak-abangnya pun segera mencegahnya.

Pesan tukang renovasi : “Bu, rumah yang ini jangan corat-coret lagi yak. Itu rumah yang kemaren udah 3x di cat dasar kagak selesai-selesai, udah seminggu lebih Bu, ngecat doank..”😀

2 thoughts on “Corat Coret..

  1. Eriasamsa says:

    Subhanallah, semoga anak-anak berkembang tumbuh dengan kreatifitasnya masing-masing, do’a Om pada Allah SWT semoga Ingga sekeluarga cepat mempunyai rumah sendiri. Dan Insya Allah cita-cita Ingga untuk memfasilitasi media kreatifitas anak akan tercapai dengan tidak lagi diiringi rasa waswas. Insya Allah. Barakallahufikum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s