Rindu

Ada rindu yang kian membuncah

Menunggu datangnya pagi

Menanti hadirnya siang

Menatap jelangnya malam

 

Ada rindu yang selalu berharap

Akankah rasa ini akan berakhir

Rasa yang terasa sesak

Ketika ia makin menyeruak jiwa

 

Ada rindu yang selembut bisik

Berkata akan hasratnya

Mencurahkan pendamnya

Menuturkan hatinya

 

Namun aku

Hanya bisa berkata

“Sabar ya Rindu..

penantianmu tiada pernah sia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s