Diskusi..

“..”Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai Ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Alloh) kepadamu; Insya Alloh engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar” “ QS.37:102

***

Dialog di atas adalah dialog antara Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS, yang dikenal saat ini dengan Hari Raya Idul Adha (Qurban), kisah yang indah, dialog yang santun antara ayah dan anak, yang dapat kita petik hikmah melaluinya..

Yaitu, berdiskusilah dengan anakmu, anak kita..

Seorang nabi, meminta pendapat anaknya untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengannya, dan sudah seharusnya kitapun begitu, meminta pendapat anak-anak kita untuk sesuatu yang berhubungan dengan dirinya, berdiskusi dengan mereka, berdialog dengan mereka..jangan menjadi orang tua yang bersikap “diktator” untuk semua hal yang berhubungan dengan diri mereka..

Terkadang keinginan kita, niat baik kita, tidak sejalan dengan jiwa mereka, dengan keinginan mereka, dan ini yang selanjutnya akan menimbulkan masalah diantara kita dan anak-anak tercinta kita..–secara anak-anak kita kan tidak hidup di jaman kita kecil dulu–..

Sedari dini, saya juga suami, selalu mengusahakan untuk selalu berdiskusi dengan anak-anak kami, meski mereka –mungkin– belum mengerti maksud kami, tapi kami yakin setidaknya dengan kebiasaan ini mereka merasa kalau pendapat mereka sangat dibutuhkan untuk semua hal yang berhubungan dengan dirinya..

So don’t be afraid, Just share your thought with them! n’ hear what they want so U can get the amazing moments with them..

6 thoughts on “Diskusi..

  1. Bang Ganz says:

    Mbak Ingga, numpang skalian komen yah, mumpung lagi numpang jg browsing di laptopnya Mbak Ingga๐Ÿ˜€ (Trims, Boo)
    Mbak, gimana yah? gak seperti dengan anak pertamaku, saat ini aku masih sulit sekali diskusi sama anak kedua-ku… secara anak keduaku baru bisa ngomong addaa…, abbba…, mmmaaaa…, dan mmbbaaahh..๐Ÿ˜€
    ~ Bwt Mas Nabil (namanya sama dengan kponakanku yang lucu), liat komennya aku jadi inget iklan ‘bintangin’ (jamu masuk angin)… ada berapa baut dlm sebuah sepeda motor? siapa penemu baut? pada tahun berapa? dan apakah itu berpengaruh pada kemajuan Islam?๐Ÿ˜€ asal jangan dilanjutin lagi “klo gak ada pengaruhnya pada kemajuan Islam yaa sudah jangan pernah pake baut….”๐Ÿ˜€
    Becanda lho, Mas…maklum aku gak ngerti koq jadi sedotan masuk topik ya…?๐Ÿ™‚

    ~Bang Ganz~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s