Ikhlas

lagi..lagi blog ku tak tersentuh seperti ini..tak ada cerita yang dapat kutuliskan dalam sebulan terakhir ini..

because what..?!?

aku terlalu sibukk…waaaaa sibuk?!?

he eh dengan bayi mungilku, sekarang sudah 1 bulan lebih dia..

dan aku ingin berbagi cerita..

setiap anak, diciptakan Alloh dengan segala perbedaan yang ada, Maha Suci Alloh yang menciptakan manusia dengan segala kuasaNya..

seperti Nadia wa Hasan, bedanya bukan main, apa mungkin karena keadaannya juga yang berbeda..waktu Nadia bayi, aku merasakan betapa jarangnya aku menggendongnya, rasa-rasanya Nadia bisa kutinggal ketika aku melakukan aktifitas lainnya sambil berbicara dengannya, apa mungkin juga karena waktu itu aku tinggal bersama Mama, jadi karena cucu pertamanya, beliau yang sering menggendongnya hingga aku tidak merasakan harus menggendongnya setiap saat..sedangkan Hasan, anak keduaku ini, aku harus selalu menggendongnya, jika kuletakkan dia menangis, dan kini aku sedang tinggal bersama Emak..

pernah pada satu titik aku menangis karenanya, aku terlalu letih dengan situasi ini, ups apa ini yang dinamakan baby blues, dan aku terkena syndrome ini..tapi Ya Alloh, betapa lemahnya aku jika begitu hingga aku segera bangkit memperbaiki segalanya, dan awal dari segalanya adalah IKHLAS..

itu yang mungkin yang sedikit terlupakan olehku..ketika Alloh mempercayaiku untuk mengandung lagi, saat itu aku yakin Alloh Maha Tahu segalaNya, ketika kami menginginkan rejeki yang lain Dia memberikan rejeki yang kami butuhkan..dan tentunya Alloh memberikan segala sesuatuNya karena Alloh Maha Tahu kemampuan kita..

segera aku tersadar dari keterlupaan itu, segalanya akan berjalan baik jika aku melakukan segalanya dengan ikhlas..termasuk menggendong bayi mungilku ini, Hasan..melakukannya dengan “senyum”, begitu juga ketika mengahadapi “kecemburuan” kakaknya, Nadia..ketika kedua anakku menangis meminta perhatianku, meminta ingin digendong olehku..itu adalah saat-saat yang tak akan bisa kubeli dengan apapun, saat-saat indah yang mungkin tidak setiap ibu dapat merasakannya, saat-saat yang tidak akan terulang lagi, jadi ketika saat-saat itu tiba aku lewati dengan senyum..SUBHANALLAH, Alloh Maha Tahu apa yang kita butuhkan..

setelah mengawali segalanya dengan ikhlas, yang jelas harus disertai dengan SABAR..sabar dengan segala situasi ini..toh segala sesuatu ada alurnya..aku belajar dan mencoba “melihat” kedua orang ibu yang kusayangi, Mama dan Emak..bagaimana mereka menjaga dan mendidik anak-anak mereka dahulu, meski aku memang tidak setegar mereka tapi setidaknya aku ingin menjadi ibu yang terbaik untuk anak-anakku..

dan setidaknya sebulan trakhir ini aku banyak belajar, ketika keikhlasan sudah di hati semuanya akan terasa indah, kesabaran datang tanpa harus kita paksakan..meski lelah juga letih menghampiri, tapi senyum mereka bagaikan surga yang menghilangkan segala lelah dan letihku..

*sedang belajar menjadi ibu dengan 2 anak..*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s