Rihlah


Alhamdulillah, rihlah keluarga itu terlaksana, setelah mengalami perubahan tangal beberapa kali dikarenakan agenda-agenda lainnya..

Kelompok Ummahat ini berjumlah 13 orang (sudah termasuk Murobbi), dengan jumlah anak-anak sekitar 32 orang (belum termasuk yang didalam perut lho yang ada sekitar 5 orang, karena ada 5 Ummahat yang sedang mengandung saat ini) dan jumlah para suami 10 orang (karena ada 3 orang suami yang tidak dapat hadir dalam rihlah kali ini) Subhanalloh, betapa indahnya kami telah dikumpulkan dalam acara ini..
***
Pertolongan Alloh itu dekat sangat dekat..1 hari sebelum acara, mobil yang pernah saya ceritakan sebelumnya [Mencoba Bermanfaat…]belum ada juga, mencoba mencari sewaan belum ada yang bisa juga, padahal saya sudah mencoba hubungi dari beberapa hari yang lalu tapi sayangnya tidak ada yang bisa mengantarkannya ke rumah, dan yang lainnya harga sewa yang terlalu tinggi (bukan apa-apa, sudah 1 bulan lebih ini suami tidak bekerja lagi, sedang
mencoba untuk berwiraswasta..), mencari mobil pinjaman juga belum dapat..

malam kian menjelang, Alhamdulillah, Alloh tiada pernah meninggalkan hambaNya, telepon itu datang untuk menyampaikan informasi penyewaan mobil yang bisa dan dekat rumah, dan murah..hehehe
Subhanalloh, betapa pertolongan Alloh itu dekat dan sangat dekat..
***
Perjalanan dilaksanakan pada hari Sabtu 13 Mei 2006 pagi, ada 4 keluarga (termasuk keluarga saya) yang bareng dengan kami..

Perjalanan ke daerah Cisarua, Puncak cukup lancar, meski ada beberapa titik yang tersendat..Tempat Villa ini terletak di lembah, jadi banyak jalan yang menuking dan tajam, Alhamdulillah kami sampai dengan selamat, dan pemandangan pegunungan yang Subhanalloh indahnya..dan selanjutnya berbagai acarapun dimulai, diawali dengan makan siang terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan dengan sholat jamak Dzuhur dan Ashar berjamaáh, dan setelah itu acara yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak yaitu renang Ibu dan anak..

Nadia ga’ketinggalan dunk, dia juga berenang bersama saya dan dedenya dalam perut saya, dingin itu jelas, sampai Nadia menggigil dan biru bibirnya..hehehe
kadang saya suka bingung sama Nadia anak saya, dia tuh paling suka main air, kalau lihat air pengennya turun aja, tapi beda ketika waktu mandi tiba, dia akan lari dan menolak untuk diajak mandi, akhirnya tangis itu selalu ada saat mandi tiba, seperti sehabis renang itu, airnya sama dingin, waktu renang dia tertawa bahagia, ketika mandi untuk dibilas berganti dengan
tangis..

Nadia agak rewel dalam acara ini, nangis dan minta gendong terus, jadilah saya dan suami bergantian untuk menenangkannya, mungkin perutnya kembung yaaa, masuk angin..Tapi keceriaannya tetap ada, senyum dan tawanya tetap menghiasi acara ini, teman-teman dan kakak-kakaknya kan banyak..

Malam menjelang, acara dimulai dengan sholat jamak Maghrib dan Isya berjamaáh dilanjutkan dengan taáruf keluarga yang disampaikan oleh para suami..ada yang menarik dari taáruf ini, karena anak-anak yang sudah lebih satu dan mereka mungkin sudah lebih lama menikah dibandingkan dengan keluarga kami, saat mengenalkan nama dan tanggal lahir anak kebanyakan dari mereka yang sudah lupa hehehe sehingga melirik sang istri untuk membantu
tentunya..
Sehabis taáruf keluarga kemudian acara makan malam yang dilanjutkan dengan bakar jagung..

Malam kian larut, dingin mulai menusuk–dan Nadia belum tidur juga–para suami sudah kembali ke kamarnya masing-masing, dan Ummahat memulai acara inti dari rihlah ini, taáruf lebih dalam untuk saling mengenal yang meliputi perjalanan tarbiyah dan karakter diri..taáruf ini meninggalkan banyak kesan, membuat hati ini makin erat meski ada kesedihan disana dikarenakan ada salah seorang dari kami yang harus keluar dari kelompok ini dikarenakan agenda dakwah yang lebih penting..semoga Alloh memudahkan segalaNya, dan
menggantikannya yang lebih baik dari kelompok ini..

Nadia tertidur ketika dalam dekapan Abinya..hhmm ini memang kali pertamanya Nadia tertidur terpisah dari Ummi dan Abinya..biasanya sebelum tidur, Nadia selalu ditemani kami berdua, jika Abinya ada, tapi kali ini Ummi dan Abinya ada tapi tidak tidur bersama, jadilah dia resah gelisah..setelah acara inti selesai saya ambil kembali Nadia dan tidur bersama saya..
***
Acara tanggal 14 Mei 2006, dimulai dengan sholat lail berjamaáh, yang dilanjutkan dengan sholat shubuh barjamaáh dan membaca alma’tsurat, dan ada sedikit taujih tentang membagi waktu..

setelah acara rohani, ada cemilan pagi sambil menunggu sarapan pagi selesai, diselingi dengan foto bersama dan olahraga pagi yang kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi..setelah sarapan pagi, acara renang, kali ini para ayah dan anak-anak yang berenang, Nadia dan Abi tidak ketinggalan, dingin itu jelas karena air kolam yang sudah didiami semalaman tentu lebih dingin, dan kembali Nadia menggigil dan bibirnya biru, tapi senyum dan tawa itu tetap ada, yang kemudian berganti tangis ketika mandi untuk dibilas hehehe..

Saya pulang lebih awal dikarenakan suami ada acara di sore harinya, jadilah saya pamit kepada Ummahat lain untuk pulang lebih awal..sedih itu ada tapi tak mengapa Insya Alloh kita bertemu kembali nanti dalam temu pekanan..setelah acara renang dan bermain, kami sekeluarga pamit pulang..dan tiba kembali di rumah pada siang hari membawa kantuk yang begitu menyergap..
***
Rihlah ini meninggalkan energi baru, kesan tersendiri, yang membuat saya makin mencintaiNya dan bersyukur padaNya..makin mencintai saudari-saudari saya dan makin mengenal mereka..

Ya Alloh, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah
berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepadaMu, bertemu untuk taat
kepadaMu, bersatu dalam rangka menyeru di jalanMu,dan berjanji setia membela
syari’atMu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, Ya Alloh, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah
dengan cahayaMu yang tidakpernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan
iman dan keindahan tawakkal kepadaMu, hidupkanlah dengan ma’rifatMu, dan
matikanlah dalam keadaan syahid di jalanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Amin.
Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada Muhammad SAW,
kepada keluarganya, dan kepada semua sahabatnya..

2 thoughts on “Rihlah

  1. hanan says:

    subhanallah, rihlah ya mbak, enak dong, ada outbond anak2nya juga atau ummahat ikut juga outbond? seru yah pasti, wah, mauuuuuuu….

  2. ingga says:

    🙂..outbound seh ga’cuma jalan-jalan ke sungainya gitu n’katanya jalan yang naik dan turun aja..saya ga’ikutan, Nadia n’Abinya aja, soale lagi hamil gene..hehe

    Ummahatnya sebagian aja, banyakan bapak2n’anak2 aja, ummahatnya sibuk nyiapin segala sesuatunya..

    ayo Rihlah, untuk menambah semangat..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s