Letter from my kholili…–Novita–

MENAPAKI KEMBALI HARI – HARI LALU BERSAMAMU….

bagaimana aku tidak bisa merasakan bahagiamu..
sedang getar jiwamu dapat kurasakan…

bagaimana aku tak dapat merasakan gelora di dadamu..
sedang gemuruh batinmu mengalir dalam diriku…

bagaimana aku mampu melihat dirimu bersedih….
sedang tangismu adalah rintihan jiwaku….

bagaimana aku tidak tahu apa yang menjadi harapmu…
sedang apa yang kumohon senantiasa terucap dalam alunan do’a dan dzikirmu…

bagaimana aku tak dapat merasakan rindumu…
sedang apa yang kudamba adalah juga yang kau idamkan…

engkau adalah diriku..
aku adalah engkau…

Ku ingin mempersembahkan semua yang bisa kupersembahkan…
Demi kebahagiaanmu…
Demi derai tawamu…
Demi kerlip mata yang bersinar memancar…

Tak rela diriku melihat dirimu gundah…
izinkan aku menghapus air matamu…
izinkan aku membalut lukamu…
izinkan aku memupus perihmu…

KINI………

Belahan jiwaku sudah menemukan pasangan jiwanya…
Berakhir sudah penantian…
Tiba saatnya Allah menganugerahkan kesempurnaan setengah dien untukmu….

Entah bagaimana mengungkap syukur atas kebahagiaan ini…
Sedang bahagiamu lebih kunantikan dari kebahagiaanku sendiri…

KELAK…

Semoga Allah mencatat jalinan kisah kita sebagai ukhuwah yang akan menghantarkan kita ke syurgaNya…

amiiiin ya robbal ‘aalaamiin..
ditulis saat proses ta’aruf kholiliku….(semoga Allah senantiasa merahmatiNya..)

*kholili=sahabat karib yang dekaat (seperti panggilan rasul pada abdurrahman bin ‘auf)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s