Mama

Mama…
ntah sudah berapa ribu kali kau menangis karenaku..
ketika mengandung diriku..
ketika melahirkanku..
ketika aku menikah..
ketika aku mengandung..
ketika aku melahirkan..
ntah hal yang lainnya yang aku lakukan yang membuat kau menangis
ketika aku tidak menuruti perkataanmu..
ketika aku”melawan”mu..
ketika berusaha mengingatimu..
ketika kau bukan lagi prioritasku setelah aku menikah
ketika aku tidak ada saat kau membutuhkanku..
ntah banyak lagi peristiwa yang membuat kau menangis karenaku..

Mama…
kadang perasaan takut menghantuiku..
kini, aku sudah mempunyai anak, Allah Yang Maha Segalanya mengamanahkannya padaku..
takut, jika suatu saat apa yang pernah aku lakukan padamu terjadi padaku..
takut, jika suatu saat apa yang pernah kau alami terjadi padaku..
dan saat ini satu-persatu kualami sudah…

Mama..
kutahu, cintamu padaku sepanjang masa..
apapun akan kau lakukan untuk kebahagiaanku..
air mata, darah, jiwa juga hatimu kau rela korbankan untuk diriku..
kasih dan cinta yang kupunya tidak pernah menandingi kasih dan cinta yang kau punya..
apapun yang kuberi untukmu tidak akan pernah melebihi apapun yang kau beri untukku..

Mama..
aku sudah menikah..
aku bukan lagi tanggung jawabmu..
ada seseorang yang telah mengambil alih tugasmu untuk menjagaku dan bertanggungjawab atas segala perbuatanku, ia adalah suamiku..
ada seseorang yang lebih harus aku hormati dan turuti dan itu bukan dirimu lagi, ia adalah suamiku..
ada seseorang yang ridhonya adalah ridhoNya, amarahnya adalah amarahNya, ia adalah suamiku..

Mama..
kita memang berbeda dalam banyak hal..
dan kau sering menangis karenanya..
aku tahu, aku merasakannya..
tapi, sungguh, aku melakukan semua ini karenaNya..
aku hanya ingin membahagiakanmu..
bukan dalam hal materi, karena itu hanya sesaat sifatnya..
aku ingin kebahagiaan untukmu yang kekal abadi hingga kau merasakannya nanti..
aku sedang berusaha menjadi istri sholehah, Ma..
dimana suamiku adalah pemimpinku..
dimana ridhonya adalah ridhoNya..
berat memang jika dilihat dengan kondisiku sebelum menikah..
tapi aku menikmatinya, Ma..
aku yang menginginkannya, Ma..
semua kulakukan untuk kebahagiaanmu kelak..

Mama..
jika istri Fir’aun berkata “Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga…”(QS. 66:11)
akupun ingin memohon padaNya membangunkan rumah terindah untukmu di sisi-Nya dalam surga..

to all mother..whoever you are, you are the best in this world..

Ummu Nadia
pu_tik@lycos.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s