indahnya suamiku


ah, dia slalu membuatku tersenyum, dimanapun, kapanpun, dan pada saat apapun, dia dapat membuatku tersenyum, meski ditengah amarahku, dia membuatku tersenyum, hingga redalah amarahku..sungguh, mungkin karena itu Allah mengirimnya untukku, untuk membuatku tersenyum, meredakan amarahku…

ah, pribadinya “rapi” sekali, kadang “lelah” melihatnya, melakukan semuanya dengan “rapi”, namun tak pernah sedikitpun kulihat “lelah” di wajahnya, yang ada tulus, ikhlas, dan penuh cinta yang kulihat di wajahnya, hingga senyum kembali hadir ditengah “lelah”ku..sungguh, mungkin karena itu Allah mengirimnya untukku, untuk membuatku tersenyum, menghilangkan “lelah”ku…

ah, ntah bagaimana aku dapat membalas segala sikapnya padaku, yang kutahu, aku hanya bisa merepotkannya, membuat dia begitu “penuh” dengan inginku, namun tak kulihat “sesak” di keningnya, yang ada senyum menghiasi bibirnya, hingga membuatku kembali tersenyum ditengah inginku yang begitu bergejolak..sungguh, mungkin karena itu Allah mengirimnya untukku, untuk membuatku tersenyum, menyurutkan inginku…
ah, dia suamiku tercinta.. “indah” melihatnya, darinya aku belajar banyak hal..salah satunya tentang tersenyum..

dia adalah keajaiban dalam hidupku, setelah kuserahkan segala urusanku tentang jodoh padaNya..yang terpenting, jodohku adalah orang yang sholeh dan dapat menerima keadaan diriku, selebihnya adalah “bonus” untukku..dan memang, ALLAH Maha Segalanya, Allah Maha Memberi, Allah ga’ akan pernah ninggalin hambaNya sendirian, dan kurasakan keajaiban yang Allah berikan untukku, hanya butuh proses 4 bulan, akhirnya aku dan dia disatukan olehNya, bermodalkan keyakinan Allah yang akan menumbuhkan cinta itu nanti, setelah kami menikah..

ah, memang, cinta tak mudah tumbuh di hatiku, ntah karena “dingin” ku atau karena hal lain, yang pasti aku belajar tersenyum darinya, dari kesabarannya, dari tingkah lakunya, dari tutur katanya, dari segala yang ada padanya..kini, tiada hari yang kulalui tanpa tersenyum karenanya, hingga karena senyum itu pula cinta tumbuh di hati..sungguh, mungkin karena itu Allah mengirimnya untukku, untuk membuatku tersenyum, menyemaikan benih cinta yang penuh ridhoNya untuknya…

to my beloved..terimah kasih, semoga Allah membalas segala kebaikanmu, untuk cintamu untukku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s