story

Always Be Missed..

IMG_20190617_130503

Always be missed my strong n brave Mama..((Al Fatihah))
.
.أَللّٰهُمَّ اغْفِرلَها وَارْحَمْها وَعَافِها وَاعْفُ عَنْهَا وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ مَثْوَاهَا
.
“Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia dan jadikanlah surga sebagai tempat peristirahatannya.”
.
اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهَا ولاتَفْتِنّا بَعدَها واغْفِرْ لنا ولَها
.
“Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya.”
.
(31 Mei 1959 – 27 Agustus 2019)

Continue reading “Always Be Missed..”

bijakkelolasampah

Ecobrick Then

whatsapp-image-2019-04-05-at-08.02.36.jpeg

Dari cerita #simpansampahplastikmu kemarin, siapa yang sudah bingung, simpan sampah plastik terus buat apa, kurang kerjaan banget gue simpan sampah plastik kya gini 😀 . Itu kenapa, semua kudu dilurusin niatnya dari awal, dikuatin, insyaAlloh ga akan sia-sia, malah jadi ibadah.

Sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, Indonesia menjadi pemasok sampah plastik terbesar kedua di dunia. Tentu hal ini menjadi PR kita bersama sebagai warga dunia untuk berperan serta dalam menjaga bumi kita.

Continue reading “Ecobrick Then”

bijakkelolasampah · story · thoughts

Yuk, #simpansampahplastikmu

ecobrick

Sejak awal November 2018, hampir setahun saat itu menjadi nasabah Bank Sampah Kp. Pedurenan, yang terletak di daerah Jatiluhur, Jatiasih. Saya mulai menggiatkan dan mengajak teman-teman untuk #simpansampahplastikmu. Hal ini disebabkan ada beberapa jenis sampah plastik yang tidak diterima oleh Bank Sampah kami.

Kenapa perlu #simpansampahplastikmu, karena hidup tanpa plastik masih terasa sulit bagi kita, namun sampah plastik yang tidak dikelola dengan baikpun sangat membahayakan bagi makhluk lain juga lingkungan kita sendiri. Berikut adalah alasan mengapa kita perlu untuk #simpansampahplastikmu

Continue reading “Yuk, #simpansampahplastikmu”

story

2019..

Assalamu’alaykuuuum.. 🙂

Kangen yaaa, udah lama ga nulis blog, hampir 2 tahun. *tutup muka* sekarang, lebih seringnya nulis status IG di @inggaumnad , semoga IG bisa yaa bikin fitur baru yang menghubungkan status IG ke WP seperti si Path dulu *ngayal dulu dunk yaa* 😀

2 tahun ini ada yang berubah gaaa, ya ada dunk, misal, 4 anak makin besar, yang 2 terbesar udah di pesantren artinya saya punya banyak waktu untuk ke sana dan ke sini :p bukan makin santai sebenernya, karena sekarang lebih mulai banyak untuk tampil ke permukaan. Percaya, semua ada saatnya.

Jadii, buat adek-adek manis yang baru menikah dan dengan menikah jadi ngerasa ga bisa ngapa-ngapain, sabar. Nikmati prosesnya, ubah cara pandangnya, terus positif maju ke depan, karena tiap pernikahan ada tahapannya.

Okeh, segini dulu yaa ngoceh2 di blognya setelah 2 tahun diem 🙂

story

Tahu Rambutan

Biasanya niy yaa, kalau punya mie sama telur, pasti jadinya mentok di martabak mie 😁.

Etapi sekarang sudah ada alternatif lainnya supaya ga itu-itu lagi masakannya *yanasibkangasukamasak* 😅😅 . Dengan tambahan tahu dan telur puyuh, bisa jadi masakan baru di rumah saya 😍😍.

Tahu Rambutan

Bahan:
1 bungkus tahu bandung (isi 10bh)
1 butir telur ayam, kocok pakai garpu
Garam secukupnya
10 butir telur puyuh rebus
1 bungkus mie telur dihancurkan

Cara:
– Hancurkan tahu menggunakan garpu
– Campur tahu dgn telur kocok
– Masukan garam
– Bentuk adonan, masukkan telur puyuh ditengahnya
– Gulingkan bulatan tahu ke mie telur yang dihancurkan
– Goreng sampai kecoklatan dan matang

Selamat mencoba 😋 .
#reseptahurambutan
#tahurambutan
#simplerecipe
#masakansederhana
#camilananak
#doyanbaking

View on Path

Parenting

Agar Nasehat Untuk Anak Bekerja Dahsyat (2)

Lanjutan dari tulisan Agar Nasehat Untuk Anak Bekerja Dahsyat (1)

Share Materi Parenting Nabawiyah

💝Agar Nasehat Untuk Anak Bekerja Dahsyat (2)⚡⚡

Ditulis oleh Ust Budi Ashari, Lc

Bagian 2

(Belajar dari Luqman)

Kembali tentang nasehat Luqman. Belajar darinya. Kita sering kali langsung masuk ke dalam isi nasehat yang berharga itu. Tetapi sesungguhnya ayat memulai dengan kunci penting tentang pendidikan anak. Sebelum bicara tentang isi nasehat. Dari sekian banyak interaksi orang tua dengan anaknya bisa berupa bicara, memandang, senyum, menyentuh, mengusap, dan sebagainya. Nasehat Luqman menunjukkan mana yang paling istimewa. Dari sekian interaksi antara orang tua dan anaknya, yang paling istimewa untuk pendidikan anak adalah maudizhah(يعظه)/nasehat dengan lisan.

Maka bicaralah kepada anak dengan cara menasehati. Nasehat bukanlah sekadar kata perintah dan larangan. Ia bisa berisi perintah dan larangan seperti nasehat Luqman sendiri. Tetapi perintah dan larangan yang kaya dengan rasa dan ruh.

Kita harus membedakan antara nasehat dan marah. Nasehat dan hanya instruksi. Nasehat dan serba larangan. Nasehat dan membongkar aib. Walau nasehat bisa berisi perintah, larangan dan membenahi aib.

Keberhasilan Luqman mengubah anaknya menjadi baik, karena yang keluar dari lisannya adalah nasehat. Kalimat (وهو يعظه/dan dia sedang menasehatinya) terletak setelah Allah menyebutkan (ولقد آتينا لقمان الحكمة/Sungguh telah Kami berikan kepada Luqman Al Hikmah).

Sekali lagi, inilah rahasia kesuksesan kalimat-kalimat Luqman untuk anaknya. Nasehat Luqman berawal dari Al Hikmah yang dianugerahkan kepadanya.

Ibnu Mushtafa (w: 1306 H) berkata tentang hikmah: Lisan yang berucap kebenaran, fisik yang mampu mengingkari dan anggota tubuh yang bergerak. Jika bicara, bicara dengan hikmah. Jika berpikir, berpikir dengan hikmah. Jika bergerak, bergerak dengan hikmah. (Lihat Al Qiyam At Tarbawiyyah Al Mutadhamminah fi Surati Luqman, Abdul Aziz Abdul Muhsin Muhammad)

Untuk lebih jelas memahami bagaimana Luqman sebagai seorang ayah, Ibnu Katsir meriwayatkan dari Abu Darda’ radhiallahu anhu yang menyampaikan tentang Luqman,

“Ia tidak diberi seperti yang lain. Tidak keluarga, tidak harta, tidak keluarga terpandang dan tidak modal kebesaran. Tetapi ia adalah orang yang tegas, pendiam, panjang berpikirnya, dalam analisanya…..ia tidak mengulangi kalimatnya kecuali dengan kalimat yang mengandung hikmah yang akan diulangi oleh orang lain.

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menafsirkan Al Hikmah dengan: pemahaman, ilmu dan cara menyampaikan. Kalimat-kalimat Luqman gabungan dari ketiganya. Pemahaman yang dalam, ilmu yang mumpuni dan cara menyampaikan yang tegas, lembut tetapi penuh perenungan.

Dan begitulah seharusnya kita menjadi orangtua. Jika ingin nasehat bekerja dahsyat pada anak-anak kita, maka jadilah orangtua yang memiliki Al Hikmah. Al Hikmah ini adalah anugerah Allah seperti dalam ayat tentang Luqman tersebut, hasil dari kesholihannya. Maka kesholihan orang tua akan menuntun lisannya untuk mengucapkan hikmah. Mendekat kepada Allah memastikan lisan, hati dan perbuatan akan ditaburi dengan hikmah. Yang keluar dari lisannya bukan sumpah serapah, hanya kata perintah atau serba larangan. Bukan juga lisan yang hanya mengalirkan sumbatan amarah di hati. Tetapi lisan yang menyampaikan ilmu baik yang tersimpan di akal, kelembutan rasa, dan kedalaman ruh yang ada di hati. Lisan yang menyampaikan dengan bahasa lugas bahkan tegas tetapi bertabur kelembutan bahkan keindahan. Continue reading “Agar Nasehat Untuk Anak Bekerja Dahsyat (2)”

story

Jadi ortu lempeng..

Semakin besar anak, sebagai ortu dituntunt banget untuk semakin lempeng 😁😁

Kalau waktu kecil, mereka tantrum gegara minta es krim atau permen, nah seusia belasan ini, ‘tantrum’ nya beda lagi..kalau belajar kecewa nya udah lulus yaa tentunya udah tau ‘tantrum’ yang aman seperti apa..jadi sebagai ortu juga lebih gampang untuk lempeng nya..😉

Si Kakak, tahun ini usia nya 12 tahun, permintaan nya bukan es krim ato permen lagi, tapi punya akun sosmed, mengendarai motor serta punya smartphone sendiri 😁😁

Hal ini dikarenakan teman-teman seusia nya sudah memiliki hal-hal yang tersebut diatas, yang tentu saja mau ga mau si Kakak mau juga dunk yaa seperti teman-temannya. Apalagi kalau misal mereka sudah bertukar akun sosmed ataupun no.telp juga bercerita tentang pengalaman mengendarai motor nya..

“Cumaa akuu, Miii yang belum punyaaa..” curcol nyaa 😊😊

Kalau sudah begini, sebagai ortu kita perlu menanggapinya dengan lempeng alias bijak bukan bejek yaaa 😁😁. Bukan malah merasa anak kita jadi ketinggalan gaya atau jaman lalu bertindak ga mau kalah sehingga menuruti apa yang anak mau.

Kalau kami, punya 2 syarat agar menjadi ortu lempeng

1. Just follow the rules
Biasanya untuk hal-hal yang punya syarat dan ketentuan nya sendiri, kami ajak mereka utk membaca aturan nya bersama-sama, lalu kemudian dikembalikan lagi ke mereka bagaimana menurut mereka tentang aturan tsb jika dihubungkan dengan mereka. Untuk akun sosmed dan berkendara, kedua hal tsb sudah punya aturan nya sendiri. Biasanya akun sosmed mengharuskan pengguna minimal berusia 13th dan 18th untuk anak boleh berkendara alias punya SIM.
Ketika anak sudah mengetahui syarat dan ketentuannya, biasanya terjadi dialog antara kami, apa yang bisa kami lakukan. Untuk kedua hal yang disebutkan diatas, si Kakak memilih untuk menunggu hingga waktu nya tiba 😁

“Yaaa Miii, masih lama banget yaa 13th..”
“Tapi bener yaaa, 13th nanti aku dibuatin..”
“Padahal aku udah bisa banget niy Mii kalau belajar naik motor..”

2. Just make your own rules
Biasanya untuk hal-hal yang tidak memiliki aturan baku, anak-anak kami perlu tahu jika setiap keluarga memiliki aturan yang berbeda-beda, dan kami sebagai ortu memiliki aturan-aturan tersendiri untuk mereka. Tentu saja hal ini memerlukan dialog yang lebih panjang dibandingkan dengan hal-hal yang sudah memiliki aturan yang berlaku.😇😇
Misal, untuk memiliki hp sendiri, anak-anak bisa memilikinya dengan cara menabung dengan uang mereka sendiri, yang tentu saja tidak hanya dikaitkan dengan menabung saja tetapi juga sejauh mana mereka butuh dengan memiliki hp sendiri. Hal lain yang perlu dipikirkan ketika punya hp sendiri adalah bagaimana mereka juga bisa bertanggungjawab dengan pengisian pulsa hp mereka 🤗🤗
Yang biasanya dialog berhenti di..

“Kenapa begituu siy Miii, teman-temanku dikasih semua sama ortu nya..”😅😅

Tapi semua kan kembali pada syarat awal, setiap keluarga punya aturannya sendiri.

Dan setidaknya dua syarat diatas sangat membantu kami untuk menjadi ortu lempeng saat ini.😇😇

View on Path