<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for ingga's blog</title>
	<atom:link href="http://ummunadia.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ummunadia.wordpress.com</link>
	<description>n' the story goes..</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2009 02:51:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Poligami by hahah...</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2007/08/04/poligami/#comment-212</link>
		<dc:creator>hahah...</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 02:51:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2007/08/04/poligami/#comment-212</guid>
		<description>mbak boleh tuh, tar kalo dah siap saya bisa dikontak... haha..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbak boleh tuh, tar kalo dah siap saya bisa dikontak&#8230; haha..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Husain Abdulaziz Royyan by -ingga-</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2009/05/14/husain-abdulaziz-royyan/#comment-211</link>
		<dc:creator>-ingga-</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 02:41:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2009/05/14/husain-abdulaziz-royyan/#comment-211</guid>
		<description>koq fotonya ga&#039;-ga&#039; bisa di upload siyyyy...uda lm ga&#039; ngblog, sekalinya ngblog, gaptek bgt..a lot of new in this stuf n&#039; i dont understand..somebody help me please..hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>koq fotonya ga&#8217;-ga&#8217; bisa di upload siyyyy&#8230;uda lm ga&#8217; ngblog, sekalinya ngblog, gaptek bgt..a lot of new in this stuf n&#8217; i dont understand..somebody help me please..hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aku dan Melahirkan by Za</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-210</link>
		<dc:creator>Za</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 05:32:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-210</guid>
		<description>gimana baby barunya mbaaaak? dah lair blom?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gimana baby barunya mbaaaak? dah lair blom?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aku dan Melahirkan by ummu aznaz</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-209</link>
		<dc:creator>ummu aznaz</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 10:21:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-209</guid>
		<description>sama nih ukh, aq jg akan melahirkan anak yang ke tiga melalui operasi ceasar. memang semua bukan seperti keinginanku yang ingin lahir normal saja. tapi Allah punya rencana lain dengan memberikan jalan ini bagi kita. aq kaget juga karena ternyata kita byk kesamaan. anak laki-lakiku yang pertama bernama ahsana azzam, tentu terinspirasi dari as-syahid Abdullah Azzam. anak keduaku, perempuan namanya nazeha. beda tipis sama nadia. dan Ahsan saat ini jg aku sekolahkan pada sekolah alam natural islamic scool di depok yang jumlah muridnya hanya 4 orang (kalo masuk semuanya). whatever ukh, cerita anti, tentang serunya menjadi ibu rt, menyemangati ibu seperti saya yang juga sehari-hari melakukan hal yang sama seperti yang anti lakukan. memang, meski kelihatannya enak sekali menjadi wanita karir seperti teman-teman lain yang tiap pagi dan sore tak usah pusing-pusing memikirkan apa yang terjadi di rumah, tapi jika mengingat di akhirat nanti, aku akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang ank-anakku lakukan di dunia. MasyaAllah, tak ada yang lebih nikmat dan nyaman selain mejaga amanah ini dengan sebaik-baik mungkin pada golden age mereka meski aku harus menyimpan izajah S1ku hanya dalam koper saja untuk saat ini. karena jika anak-anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang soleh dan tahu siapa dirinya, Insya Allah, ijzah S1 serta penghasilan besar sebagai wanita karir dan juga waktu yang terpakai untuk menjadikan diri sebagai wanita yang eksis di dunia publik tak kan pernah cukup untuk membayar dan menggantikan semua keberhasilan itu.itulah proyek akhirat master terbesar dari seorang ibu pada keluarganya. C U ukh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sama nih ukh, aq jg akan melahirkan anak yang ke tiga melalui operasi ceasar. memang semua bukan seperti keinginanku yang ingin lahir normal saja. tapi Allah punya rencana lain dengan memberikan jalan ini bagi kita. aq kaget juga karena ternyata kita byk kesamaan. anak laki-lakiku yang pertama bernama ahsana azzam, tentu terinspirasi dari as-syahid Abdullah Azzam. anak keduaku, perempuan namanya nazeha. beda tipis sama nadia. dan Ahsan saat ini jg aku sekolahkan pada sekolah alam natural islamic scool di depok yang jumlah muridnya hanya 4 orang (kalo masuk semuanya). whatever ukh, cerita anti, tentang serunya menjadi ibu rt, menyemangati ibu seperti saya yang juga sehari-hari melakukan hal yang sama seperti yang anti lakukan. memang, meski kelihatannya enak sekali menjadi wanita karir seperti teman-teman lain yang tiap pagi dan sore tak usah pusing-pusing memikirkan apa yang terjadi di rumah, tapi jika mengingat di akhirat nanti, aku akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang ank-anakku lakukan di dunia. MasyaAllah, tak ada yang lebih nikmat dan nyaman selain mejaga amanah ini dengan sebaik-baik mungkin pada golden age mereka meski aku harus menyimpan izajah S1ku hanya dalam koper saja untuk saat ini. karena jika anak-anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang soleh dan tahu siapa dirinya, Insya Allah, ijzah S1 serta penghasilan besar sebagai wanita karir dan juga waktu yang terpakai untuk menjadikan diri sebagai wanita yang eksis di dunia publik tak kan pernah cukup untuk membayar dan menggantikan semua keberhasilan itu.itulah proyek akhirat master terbesar dari seorang ibu pada keluarganya. C U ukh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aku dan Melahirkan by era</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-208</link>
		<dc:creator>era</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 06:41:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-208</guid>
		<description>cesar / normal kan cuma beberapa jam saja Ukh, lha yang selama 9bulan di perut kita bawa2 kemana2.. sholat.. jalan, tidur, dll yang meskipun rasanya enggak enak di badan.. kalau ikhlas kan udah dianggap ibadah &amp; jihad juga tho? &quot; mari kita didik anak2 menjadi anak yang sholih&amp;sholihah.. that&#039;s the real &amp; success mom!!&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cesar / normal kan cuma beberapa jam saja Ukh, lha yang selama 9bulan di perut kita bawa2 kemana2.. sholat.. jalan, tidur, dll yang meskipun rasanya enggak enak di badan.. kalau ikhlas kan udah dianggap ibadah &amp; jihad juga tho? &#8221; mari kita didik anak2 menjadi anak yang sholih&amp;sholihah.. that&#8217;s the real &amp; success mom!!&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aku dan Melahirkan by Irma</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-206</link>
		<dc:creator>Irma</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 07:31:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-206</guid>
		<description>eh, ketemu juga dengan blog ingga. udah mau tiga aja nie? subhanallah..., cesar or normal asalkan ikhlas insyaALLOH akan berbuah pahala Bu. 

mampir ya ke blogku...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eh, ketemu juga dengan blog ingga. udah mau tiga aja nie? subhanallah&#8230;, cesar or normal asalkan ikhlas insyaALLOH akan berbuah pahala Bu. </p>
<p>mampir ya ke blogku&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aku dan Melahirkan by za</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-204</link>
		<dc:creator>za</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 00:41:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-204</guid>
		<description>Miss u too sist....

Yah,mau sesar mau normal... Tetep aja ada jihad dibalik semua itu
Semoga semuanya lancar ya..
Ntar kabarin lagi kl dah lahiran yaaaa....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Miss u too sist&#8230;.</p>
<p>Yah,mau sesar mau normal&#8230; Tetep aja ada jihad dibalik semua itu<br />
Semoga semuanya lancar ya..<br />
Ntar kabarin lagi kl dah lahiran yaaaa&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aku dan Melahirkan by indahjuli</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-203</link>
		<dc:creator>indahjuli</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 09:47:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2009/03/13/aku-dan-melahirkan/#comment-203</guid>
		<description>salam kenal, baru jalan2 dari blognya Izza :-)
Saya juga mau melahirkan nih Mbak, anak ketiga juga.
Semoga bisa normal seperti kelahiran anakku yang pertama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal, baru jalan2 dari blognya Izza <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Saya juga mau melahirkan nih Mbak, anak ketiga juga.<br />
Semoga bisa normal seperti kelahiran anakku yang pertama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bee Pollen by joni sinaga</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2008/01/11/bee-pollen/#comment-202</link>
		<dc:creator>joni sinaga</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 03:15:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2008/01/11/bee-pollen/#comment-202</guid>
		<description>Salam KESEHATAN......!
 senang membaca informasinya.
kami juga ada menjual bee pollen.
saudara dapat akses di www.diamondindonesia.com
atau hubungi: joni sinaga (081265199049)
untuk pemilik blog ini saya ucapkan terimakasih banyak, dan  buat sehat buat kita semua. Thank&#039;s</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam KESEHATAN&#8230;&#8230;!<br />
 senang membaca informasinya.<br />
kami juga ada menjual bee pollen.<br />
saudara dapat akses di <a href="http://www.diamondindonesia.com" rel="nofollow">http://www.diamondindonesia.com</a><br />
atau hubungi: joni sinaga (081265199049)<br />
untuk pemilik blog ini saya ucapkan terimakasih banyak, dan  buat sehat buat kita semua. Thank&#8217;s</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Madu by Ikhwan</title>
		<link>http://ummunadia.wordpress.com/2008/01/11/madu/#comment-197</link>
		<dc:creator>Ikhwan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 03:52:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ummunadia.wordpress.com/2008/01/11/madu-2/#comment-197</guid>
		<description>Trik mengetes madu asli atau bukan (cara kuno tapi insya Allah membantu)

1. Untuk mengetes madu tersebut ada campuran gula atau tidak, tumpahkan sedikit madu tersebut ke suatu tempat, kemudian tunggu beberapa saat, jika hasil tumpahan itu dikerubungi semut, yakinlah bahwa madu anda telah dicampur dengan gula/pemanis.

2. Untuk mengetes madu itu telah campur air atau tidak, maka ambil selembar koran bekas, robek sedikit kira2 selebar kertas buku, kemudian tumpahkan sedikit madu itu di atas koran. tunggu beberapa saat dan amati. JIka tumpahan madu itu dapat merembes dan merembes dan menembus di bagian sebelah kertas yakin bahwa madu anda telah tercampur dengan air. Madu yang asli jika anda tumpahkan di atas kertas tidak akan menembus dinding sebelah kertas.

3. Ambil sebatang korek api celupkan ke dalam madu kemudian gesekkan ke box korek api, jika menyala berarti madu anda masih asli, jika tidak berarti madu anda telah dicampur dengan unsur lain seperti air dan gula.

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Trik mengetes madu asli atau bukan (cara kuno tapi insya Allah membantu)</p>
<p>1. Untuk mengetes madu tersebut ada campuran gula atau tidak, tumpahkan sedikit madu tersebut ke suatu tempat, kemudian tunggu beberapa saat, jika hasil tumpahan itu dikerubungi semut, yakinlah bahwa madu anda telah dicampur dengan gula/pemanis.</p>
<p>2. Untuk mengetes madu itu telah campur air atau tidak, maka ambil selembar koran bekas, robek sedikit kira2 selebar kertas buku, kemudian tumpahkan sedikit madu itu di atas koran. tunggu beberapa saat dan amati. JIka tumpahan madu itu dapat merembes dan merembes dan menembus di bagian sebelah kertas yakin bahwa madu anda telah tercampur dengan air. Madu yang asli jika anda tumpahkan di atas kertas tidak akan menembus dinding sebelah kertas.</p>
<p>3. Ambil sebatang korek api celupkan ke dalam madu kemudian gesekkan ke box korek api, jika menyala berarti madu anda masih asli, jika tidak berarti madu anda telah dicampur dengan unsur lain seperti air dan gula.</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
